4 Kapal Asing Ditangkap

0
834
KRI Abdul Halim Perdanakusuma (AHP)-355 mengawal empat unit kapal nelayan asing saat ditangkap di perairan Natuna, pekan lalu.f-istimewa

NATUNA – Laut Natuna masih jadi surga bagi nelayan asing untuk mencuri ikan. Meski sudah banyak maling ikan yang ditangkap dan kapalnya diledakkan, namun pelaku lainnya masih terus berdatangan.

Seperti penangkapan empat kapal asing yang dilakukan personel KRI Abdul Halim Perdanakusuma (AHP)-355. Mereka berhasil menangkap empat unit Kapal Ikan Asing (KIA) beserta seluruh Anak Buah Kapal (ABK) dan nakhodanya di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) perairan Natuna Utara pada rentang Kamis dan Jumat, lalu.

Kronologi penangkapan itu bermula setelah melihat adanya sebuah kontak di radar oleh pengawas. Kontak tersebut dilaporkan ke Perwira Jaga yang kemudian diplot di peta laut untuk mengetahui posisi dari KIA terhadap kontak tersebut. Dari peta itu diketahui, kapal asing itu berada di ZEEI (Laut Natuna Utara). Kemudian oleh pengawas dan juru radar, kontak tersebut terus diawasi dan dipantau dengan menggunakan radar. Setelah didekati sampai jarak 6 NM terlihat pada kontak tersebut sebuah kapal ikan penampung berbendera asing.

Baca Juga :  Berkas Cawagub Dua Kali Tak Lengkap

Sampai dengan jarak 1.000 Yard, kapal tersebut dapat diindentifikasi sementara bernama TG 91199 TS yang sedang berolah gerak di sekitar ZEEI. Selanjutnya KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 melaksanakan peran tempur bahaya permukaan serta melaksanakan peran pemeriksaan dan penggeledahan terhadap KIA tersebut yang berada di wilayah ZEEI.

Dari hasil pemeriksaan KIA, nelayan asing ini tidak memiliki dokumen yang sah untuk beroperasi di ZEEI dan sedang melakukan penangkapan ikan dengan alat tangkap jenis Pair Trawl dan Purse Seine.

Baca Juga :  Singapura Boyong 12 Dubes ke Batam

KRI AHP-355 kemudian melakukan penangkapan terhadap tiga KIA lainnya yakni KIA BV 5225 TS, BV 5367 TS dan BV 5368 TS dengan prosedur yang sama pada saat penangkapan yang pertama.

”Selanjutnya ke empat KIA tersebut di kawal oleh ABK KRI AHP-355 menuju Posal Sabang Mawang untuk selanjutnya dilakukan penyerahan kepada Lanal Ranai selaku penyidik,” ujar Kolonel Harry.

Barang bukti (Barbut) kapal dan isinya diamankan di Dermaga Pos TNI AL (Posal) Sabang Mawang. Sedangkan nakhoda dan seluruh ABK dibawa serta dikawal oleh Tim Kawal Lanal Ranai ke Mako Lanal Ranai untuk selanjutnya diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga :  Saat P3RS BPJS Kesehatan Bertungkus Lumus Ditengah Pandemi

Di Mako Lanal Ranai, Tim Dokter Balai Kesehatan (BK) Lanal Ranai Letda Laut (K) dr. Muhammad Aulia langsung melakukan pengecekan kesehatan terhadap nakhoda serta ABK itu untuk mengetahui latar belakang kesehatan serta memberikan penjelasan terkait kesehatan dari nakhoda maupun ABK KIA tersebut. ”Kita langsung melakukan pengecekan kesehatan mereka dan memberikan penjelasan mengenai kesehatan dengan bantuan penterjemah. Mudah-mudahan proses selanjutnya berjalan lancar,” pungkas Kolonel Harry.

Hasil tangkapannya itu kemudian diserahterimakan ke Lanal Ranai di Posal Sabang Mawang, Minggu (8/4). Prosesi serahterima dilaksanakan di Geladak Helipad KRI AHP-355. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here