4 Tahun, 14.610 Perempuan Kepri Kena Kanker

0
689
SEMINAR: Hj. Noor Lizah Nurdin Basirun memberikan bingkisan kepada peserta. f-istimewa/humas pemprov kepri

Hj. Noor Lizah Kenalkan Bahaya Kanker dan Pencegahannya

TANJUNGPINANG – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepri Hj. Noor Lizah Nurdin Basirun mengenaalkan akan bahaya kanker dan pencegahannya saat membuka acara seminar tentang pengenalan kanker payudara dan pencegahannya serta deteksi dini kanker leher rahim untuk masyarakat umum di RSUD Ahmad Thabib Provinsi Kepri Kepri, Selasa (10/10).

Para peserta seminar ini terdiri dari 120 orang. Adapun pada kesempatan ini Hj. Noorlizah memberikan hadiah dorprize kepada beberapa orang peserta seminar. Setelah membuka seminar dan memberikan sedikit pemahaman tentang kanker. Hj. Noorlizah mengunjungi beberapa ruangan pasien yang terkena penyakit kanker serviks dan payudara yang sedang dirawat di RSUP Ahmad Tabib.

Baca Juga :  OPD Pemprov Harus Gesit dan Tepat Waktu

Disela kunjungannya Noorlizah memberikan hadiah berupa bingkisan kepada dua pasien secara acak yang ia jumpai. Sambil mendoakan dan memberi motivasi agar tetap semangat dan segera sehat.

”Tujuan dseminar ini untuk memberi tahu kepada masyarakat pentingnya pemeriksaan IVA sejak dini dan pentingnya melakukan pemeriksaan untuk mengetahui ada atau tidaknya tanda dan gejala kanker payudara,” kata Noor Lizah.

Menurut Noor Lizah perkembangan kanker serviks dan kanker payudara semakin mengkhawatirkan. Bahkan lembaga riset kanker internasional merilis data kanker yang banyak diderita oleh kaum wanita adalah kanker payudara dan leher rahim.

Baca Juga :  Penambang Boat Harus Dibantu

Data terakhir yang didapat oleh YKI Provinsi Kepri hasil screming IVA dan Sadanis di Kepri dari tahun 2013 sampai dengan 2017 berjumlah 14.610 orang wanita usia 30-50 tahun dan ditemukan lesi prakanker sebanyak 198 orang.

”Merujuk data tersebut, sudah selayaknya kita harus lebih konsentrasi dalam penanganan kanker ini. Kita mesti lebih serius,” katanya.

Dilanjutkan Noor Lizah jika YKI membuka diri untuk bekerja sama dengan berbagai pihak seperti pemerintah, organisasi profesi, LSM, dunia usaha dan swasta. Karena YKI tidak mampu bekerja sendiri dalam penanggulangan penyakit kanker.

Baca Juga :  Banyak Aset Tak Bersertifikat

Tampak hadir diacara ini wakil ketua Ikatan Adhyaksa Darma Karini Kepri Asri Agung Putra, kepala BPJS Leni Marlina Manalu, ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita Kepri Samsinar Yusuf, ketua TP PKK Kepri Ria Wina. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here