41 Warga Keracunan Diduga Usai Makan Mie

0
150
Keluarga korban dari Dusun Selambak ketika berada di RSUD Tarempa. F-ISTIMEWA

ANAMBAS – 41 warga Selambak Desa Temburun Kecamatan Siantan Timur di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anambas, Minggu (21/4) malam.

Mereka diduga keracunan setelah memakan mie instan di acara hajatan pernikahan yang tak jauh dari kampung tersebut.

Salah satu warga Selamba, Zaini mengatakan bahwa 41 orang tersebut merasa pusing dan mual-mual bahkan sampai ada yang muntah usai dari hajatan.

Dugaan dari mereka penyebab keracunan dari bumbu mie atau akrab disebut induk mie oleh warga setempat.

“Menurut pengakuan pemasak mie, proses pembuatannya tidak ada perbedaan sama seperti biasanya,” ujarnya.

Kabid Perdagangan DKUMPP KKA, Dahlia Harisa, Senin (22/4) menuturkan, dugaan sementara bumbu mie kadaluarsa. Ini membuat warga keracunan.

Ia juga menuturkan, itu dugaan sementara. Pihaknya belum bisa memastikan karena bumbu mie tidak memilik label atau merek dagang, apalagi SNI.

“Bumbu mie itu tidak ada labelnya, sehingga masyarakat tidak dapat membedakan sudah expired atau belum,” tuturnya.

Lanjut dia, selain itu pihaknya juga menemukan agar-agar yang dimasak pada acara tersebut sudah kadaluarsa. Sesuai data yang dilihat sekitar satu bulan lalu.

“Agar-agarnya juga expired, namun dari yang disampaikan ibu tadi, keracunan warga diduga karena mie,” terang dia.

Usai meminta informasi dari masyarakat pihaknya pun sudah sidak ke sejumlah warung-warung dan kedai di daerah Selambak, Temburun dan Dusun.

“Saat sidak ditemukan sejumlah barang kadaluarsa diantaranya sirup, wafer dan lainnya,” jelasnya.

Melihat kondisi ini pihaknya akan kembali melaksanakan sidak ke toko-toko besar milik distributor yang ada di Anambas bersama stake holder lainnya.

“Ini harus segera dilakukan, apalagi saat ini sudah mendekati bulan suci Ramadan,” tutur dia. (ign)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here