5 Kilo Sabu-sabu Hampir Lolos ke Jakarta

0
40
Paket sabu yang diamankan pihak bandara dan BC. f-isitmewa

TANJUNGPINANG – Peredaran narkoba di Kota Tanjungpinang semakin parah. Pintu masuk narkoba tidak hanya lewat pelabuhan tikus saja tapi juga bandara.

Seperti Sabtu (9/3), petugas Aviation Security (AVSEC) Bandara (RHF) Tanjungpinang bersama Bea Cukai Tanjungpinang mengamankan paket berisi narkoba jenis sabu dari gudang kargo bandara RHF Tanjungpinang.

Beratnya sekitar 5,78 kilogram. Sejak kejadian itu, pihak bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) memperketat pengawasan pengiriman barang. Hingga kemarin, Bea Cukai belum menyerahkan hasil tangkapan sabu-sabu ke pihak kepolisian.

BC juga masih belum mau mempublikasikan ke media dengan alasan masih pengembangan. Paket narkoba yang diamankan berjenis sabu itu dikemas menggunakan plastik berukuran besar. Sabu-sabu tersebut diamankan petugas Bea Cukai dan AVSEC ketika barang haram tersebut melalui pemeriksaan menggunakan mesin x-Ray Bandara RHF Tanjungpinang.

Paket sabu ini rencananya akan dikirim ke Jakarta menggunakan pesawat Lion Air.

Petugas kemudian membuka paket itu dan ditemukan puluhan bungkus sabu di dalam plastik bening. Untuk memastikan paket tersebut, petugas membawa ke kantor Bea dan Cukai Tanjungpinang. Dari hasil tes menggunakan monotes narkoba, kristal tersebut positif mengandung zat methamphetamine atau sabu.

General Manager (GM) Bandara RHF Tanjungpinang, Hotasi Manalu membenarkan, adanya pengamanan terhadap sejumlah paket sabu tersebut pada Sabtu pagi.

”Ya, kemarin (Sabtu), ditemukan sabu setelah di x-Ray kawan-kawan AVSEC,” katanya Senin (11/3).

Lanjutnya, untuk mengantisipasi berbagai modus yang dilakukan oleh para pelaku dalam meloloskan barang-barang ilegal pihaknya sudah memperketat pengawasan di bandara. Selain itu juga para pegawai juga sudah dibekali dengan ilmu dan pembelajaran yang khusus. ”Peralatan di bandara sudah mendukung,” tutupnya. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here