50 Penumpang Dievakuasi dari Mars

0
144
PENUMPANG saat dievakuasi di perairan Hellen Mars, kemarin. f-istimewa

Arus Kuat, Geser Kapal Hingga Kandas Di Karang

Sekitar 50 orang penumpang Kapal MV Satria Pratama sempat kaget ketika kapal yang mereka tumpang kandas di perairan Pulau Hellen Mars Takong Kecil, Batam, Selasa (18/9).

TANJUNGPINANG – Tidak ada korban dalam kejadian itu. Tim Search and Rescue (SAR) Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang dan Polda Kepri cepat turun ke lapangan dan mengevakuasi 50 penumpang dan anak buah kapal (ABK).

Feri MV Satria Pratama merupakan kapal angkut antarprovinsi dengan rute Button, Riau-Telaga Punggur, Batam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Budi Cahyadi melalui Kepala Operasi Eko Suprianto membenarkan adanya kapal kandas tersebut.

Ia melanjutkan, setelah mendapat informasi kejadian itu, pihaknya langsung menerjunkan kapal resque RIB 03 Pos Batam dan KN SAR Puworejo menuju lokasi kejadian. ”Kejadian ini kita dapat informasi dari vessel traffic system (VTS) Batam ada kapal kandas. Kami langsung bergerak ke lokasi,” katanya.

Eko menyebutkan, kapal jenis roll on-roll off (Roro) bergerak dari Pulau Buton, Riau menuju Telaga Punggur Batam. Namun, dalam perjalanan saat belayar tiba-tiba kandas di perairan Pulau Hellen Mars Takong Kecil.

”Untuk semua penumpang 31 orang dan 19 orang nakhoda dan ABK. Penumpang sendiri sudah dievakuasi ke Punggur,” sebutnya.

Menurutnya, hasil koordinasi dengan nakhoda bahwa kapal dalam kondisi aman. Kapal baru bisa bergerak pukul 14.00 setelah air pasang. KN SAR Purworejo akan membantu pemindahan kapal.

”KN Sar Purworejo bergerak akan melaksanakan pemanasan olah gerak dan dilanjutkan dengan pemantauan Kapal KM Satria Pratama,” jelasnya.

Adapun data kapal sebagai berikut nama kapal KM. Satria Pratama, Call Sign YFLU, bendera Indonesia, jenis kapal ferry, tujuan Button- Telaga Punggur Batam. Unsur-unsur yang diterjunkan adalah KN Sar Purworejo, RIB03 Batam, dan Kapal KPLP Batam.

Roro KMP Satria Pratama dengan rute Teluk Buton, Riau- Batam, kandas saat akan melewati Karang Hellens. Karena arus laut kuat dan posisi air surut, kapal akhirnya bergeser ke pinggir karang dan kandas.

”Awalnya pihak Basarnas akan membawa penumpang ke Pelabuhan Sekupang. Tetapi setelah berkordinasi dengan pihak agen kapal, ternyata sudah memesan speed boat,” kata tim Basarnas, Handrians.

Tim yang turun untuk menyelamatkan penumpang, diakui diantaranya ada dari Basarnas, Bakamla, Polair dan KPLP. Saat ditemukan, kapal aman dan tidak mengalami bocor. ”Proses evakuasi berlangsung lancar tanpa ada kepanikan,” ujarnya.

Menurut Handrians, kondisi kapal dalam kondisi hidup dan baru bisa bergerak lagi setelah air laut pasang, sekitar pukul 13.00.

”Karena memang mesin kapal juga berfungsi. Selain penumpang, yang dievakuasi ada 24 unit sepeda motor 24 unit, 14 unit mini bus dan 6 kendaraan truk,” imbihnya.

Sementara itu salah satu penumpang bernama Marnis (68) mengungkapkan rasa syukur karena sudah selamat sampai Batam, dan tidak merasakan kepanikan berarti saat mengetahui kapal kandas di karenakan sudah di informasikan oleh kru kapal.

”Tadi di bilang sama kru kapal, posisi kandas tidak membahayakan dimohon menunggu intruksi selanjutnya. Jadi kami di dalam tidak ada terjadi kepanikan,” kata Marnis.

Marnis yang mengaku sering menggunakan kapal roro dan biasanya kapal tiba pada pukul 07.00 pagi. Perjalanan yang mereka tempuh sekitar 18 jam. ”Walau kandas, tapi semua selamat,” ujarnya. (RAYMON-MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here