54 Tokoh Terima Penghargaan

0
724
SERAHKAN piagam: Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri Doli Boniara (Kanan) mewakili Gubernur Kepri menyerahkan penghargaan kepada pejuang gelar Pahlawan Nasional SMRS kepada Wakil Bupati Lingga M Nizar untuk diberikan kepada 54 tokoh. f-istimewa

Pejuang SMRS Jadi Pahlawan Nasional

Para budayawan Melayu akan memperbincangkan kebesaran-kebesaran Melayu masa lalu saat dipimpin Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS) yang kini sudah ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional.

LINGGA – PADA Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) di Daik Lingga, pada budayawan Melayu dari berbagai negara serumpun akan hadir. Banyak pembahasan yang akan dilakukan baik budayawan maupun para tokoh Melayu saat PPTMA tersebut.

Di momen bersejarah itulah berkumpul para tokoh Melayu dan budayawan antarbangsa serumpun Melayu dunia di Kabupaten Lingga. Pemerintah Kabupaten Natuna, Pemerintah Provinsi Kepri, zuriat SMRS bersama tokoh-tokoh Melayu Kepri dan lainnya sudah berhasil mengumpulkan bukti-bukti hingga akhirnya SMRS memenuhi syarat untuk ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional.

Pemprov Kepulauan Riau (Kepri) pun memberikan penghargaan, kepada 54 orang tokoh yang dinilai berjasa dalam pemberian gelar pahlawan Nasional Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS). Ke-54 orang tersebut diantaranya ada mantan Bupati Lingga H Daria, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, budayawan Rida K Liamsi dan tim penilai gelar pahlawan Nasional Kepri maupun pusat. Selain itu, beberapa nama politisi di DPR RI staf Dinas Kebudayaan Lingga dan zuriat keluarga SMRS. Penghargaan gang diberikan, berupa setifikat dan buki tentang perjuangan SMRS.

Penyerahan penghargaan dilakukan sempena malam syukuran HUT Lingga ke-14 oleh Wakil Bupati Lingga M Nizar yang meneruskan dari Pemprov Kepri, Senin (20/11) malam.

”Atas nama Pemkab Lingga dan masyakat Lingga, saya ucapkan terimakasih kepada para tokoh yang telah bekerja keras untuk meyakinkan pemerintah pusat tentang kepahlawanan SMRS yang terkenal dengan taktik gerilya laut mengusir penjajah,” kata Nizar.

M Nizar menyebutkan, untuk mendapatkan pengakuan bahwa SMRS layak diberikan gelar Pahlawan Nasional bukan lah persoalan yang mudah. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan waktu tujuh tahun. Sehingga, tidak ada keraguan bagi tim penilai gelar mengusulkannya kepada Presiden RI.

SMRS merupakan salah satu Sultan di Kerajaan Lingga-Riau-Johor-Pahang, yang diajukan sebagai Pahlawan Nasional dari Kabupaten Lingga.

Ketua Umum Panitia Pelaksana PPTMA Lingga 2017 M Ishak mengatakan, sejarah SMRS membesarkan kerajaan dari Bintan ke Lingga, dengan serba kekurangan dan tekanan dari penjajah bisa berkomunikasi dengan bangsa lain baik dalam urusan perdagangannya dengan Rafles.

”Intinya, kondisi saat ini lebih hebat dari zaman dahulu. Ketika zaman Sultan Mahmud, bisa komunikasi ke negara lain. Apalagi di zaman kita yang sudah maju seperti ini,” katanya.(TENGKU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here