563 RTS di Air Raja Bakal Terima e-Warong

0
311
DUA orang ibu rumah tangga di Tanjungpinang memasang plang warung Kube, untuk pelayanan e-warong. f-istimewa

TANJUNGPINANG – LURAH Air Raja, Tanjungpinang Timur Husain Ahmad menyampaikan, program pemerintah pusat dalam menerapkan sistem elektronik warung gotong royong (e-Warong) lebih bermanfaat dan praktis, bagi masyarakat yang menerimanya. Di Kelurahan Air Raja, terdapat 563 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang bakal terima e-Warong itu.

Misalnya, di rumah A sedang memerlukan bahan pokok minyak. Dengan adanya e-Warong, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bisa langsung belanja minyak tersebut menggunakan kartu gesek, seperti ATM. Kartu gesek tersebut berasal dari perbankan yang sudah bekerja sama dengan pemerintah. Kalau program sebelumnya, masyarakat hanya menerima raskin dari pemerintah.

Sekarang, kata dia, masyarakat bisa memilih kebutuhan pokok yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Seperti beras, telur ayam, tepung terigu, minyak kemasan dan gula.

”Jadi, masyarakat tak hanya dapat beras saja. Masyarakat bisa beli telur atau gula pasir. Ya, tergantung kebutuhan masyarakat di rumahnya masing-masing,” ucap dia.

Karena, kartu gesek yang diterima KPM sudah berisi saldo sebesar Rp 110 ribu. Saldo yang ditransfer dari pemerintah, bisa dimanfaatkan masyarakat selama sebulan. Apabila tak dihabiskan, bisa jadi sisa saldo dikartu gesek tersebut, akan ditarik kembali oleh pemerintah.

”Kalau bisa, saldo di kartu gesek itu dihabiskan. Jangan ada sisa. Manfaatkan sebaik-baiknya. Beli yang dibutuhkan di rumah,” tegas dia.

Sampai saat ini, dirinya belum mendapat laporan dari pegawainya, mengenai jumlah masyarakat tergolong Rumah Tangga Sasaran (RTS), yang sudah menerima kartu gesek E-Warong itu.

”Belum ada. Mungkin bulan Februari ini. Karena, kan bulan Februari sudah mulai jalan program itu. Kita ada 563 RTS. Mudah-mudahan semuanya kebagian kartu gesek,” harap dia.

Selain bermanfaat untuk masyarakat, katanya, e-Warong lebih efesien. Artinya, pegawainya tidak lagi menunggu warga datang ke kantor untuk mengambil beras lagi.

”Nanti, kita tinggal cek ke e-Warong. Belum ada yang ambil atau beli, kita langsung imbau ke Ketua RT/ RW, untuk segera warga datang ke e-Warong,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here