6 Ribu KK Menunggu Aliran Air PDAM

0
506
KERING: Inilah kondisi air di Sungai Pulai, sumber air bersih untuk masyarakat Kota Tanjungpinang saat musi kemarau. f-adly/tanjungpinang pos

Masih ada ribuan rumah di Tanjungpinang yang belum bisa menikmati air PDAM. Tingginya daftar tunggu potensial PDAM Tirta Kepri ini sduah terjadi sejak 2011 silam.

TANJUNGPINANG – Namun, karena produksi air PDAM masih terbatas, hingga daftar tunggu masih panjang. Saat ini jumlah pelanggan PDAM masih sekitar 16.000. Sebagian warga masih menggunakan air tanah yang diambil dari sumur gali dan sumur bor. Daftar konsumen PDAM tunggu ini diperkirakan akan berkurang setelah waduk Kawal dioperasikan. Saat ini waduk Kawal masih dalam pengerjaan.

Direktur PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholik mengakui banyaknya daftar tunggu untuk menjadi komsumenperusahaan air yang digelola oleh BUMD provinsi itu.

”Sebenarnya ada 8.000 rumah yang masuk dalam daftar tunggu potensial. Alhamdulillah, 2.000 rumah sudah kita alirkan air bersih,” kata Direktur PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholik kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (12/11).

Meskipun masih ada 6.000 daftar tunggu potensial, Abdul Kholik berjanji akan melakukan pemasangan saluran pipa baru ke rumah pelanggan secara bertahap. Karena untuk melakukan pemasangan baru, terlebih dahulu pihaknya akan membuat jaringan pipa tersier yang dihubungkan dari pipa induk. Supaya air bersih yang mengalir dari Waduk Gesek sampai ke rumah pelanggan PDAM.

Waduk Gesek bisa menangani 2.000 pelanggan. Karena kapasitas air baku dari Waduk Gesek sebesar 100-150 liter per detik. ”Kendala kita saat ini ada dijaringan pipa persier. Karena jaringan tersier kita terbatas. Sehingga kita belum bisa menyalurkan air bersih ke rumah pelanggan,” ucap dia.

Untuk memenuhi air bersih, PDAM kembali membangun waduk berada di daerah Kawal. Waduk yang akan menampung kisaran 40 ribu hingga 50 ribu pelanggan, memiliki kapasitas 500 liter per detik.

”Waduk Sungai Pulai sudah tidak bisa kita harapkan lagi. Karena hanya bisa melayani 100 pelanggan lagi. Ya, mudah-mudahan waduk Kawal dikerjakan di tahun 2017 ini. Bulan berapa, saya belum tau,” terang dia.

Di sela ini, ia mengajak masyarakat dan developer untuk segera mendaftar pemasangan baru di PDAM. Supaya PDAM bisa mendapat gambaran, berapa tingkat kebutuhan air baku yang dibutuhkan oleh masyarakat. ”Untuk mendaftar menjadi pelanggan baru, cukup dengan KTP saja. Tidak dikenakan biaya apapun alias gratis,” terangnya.

Saat ini, kebutuhan air baku sebesar 750-1.000 liter per detik. Sementara yang sudah terbangun hanya 250 liter per detik air baku yang berasal dari Sungai Pulai. Sedangkan air baku dari Waduk Gesek hanya 100 liter per detik. ”Makanya kita kembali membuat waduk lagi. Supaya kebutuhan air baku kita bisa terpenuhi,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here