6 Tahanan Vietnam di Natuna Kabur

0
836
Para terdakwa WNA di komplek kantor Kejari Natuna, kemarin. f-hardiansyah

NATUNA – Enam tahanan berkewarganegaraan Vietnam di komplek kantor Kejaksaan Negeri Natuna kabur, Jumat (15/6) sore kemarin. Enam warga negara asing itu diketahui berstatus sebagai terdakwa atas praktik perikanan ilegal di perairan Kepulauan Riau.

Kepala Kejari Natuna, Juli Isnur membenarkan kabar yang menyebutkan enam terdakwa ini hilang dari pengawasan kejaksaan yang dikontrol secara berkala oleh petugasnya.

“Kemarin, pas apel sore habis Magrib mereka diketahui tidak ada,” terang Isnur, melalui sambungan telepon, sabtu (16/6) pagi.

Hingga kini, proses pencarian terhadap enam terdakwa itu terus dilakukan. Isnur menjelaskan, Kejari Natuna telah berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Lanal Natuna untuk membantu proses pencarian.

“Insyallah akan melibatkan sarana dan personel dari TNI AL juga,” jelasnya.

Untuk diketahui, hingga pertengahan 2018, tercatat ada 42 orang tahanan Kejari Natuna atas dugaan praktik perikanan ilegal. Setiap harinya, mereka yang ditampung di komplek kantor mendapatkan pengawasan dan pemeriksaan secara berkala.

Terpisah, Anton dari tim keamanan Kejari Natuna, menceritakan kronologis diketahuinya enam terdakwa yang melarikan diri tersebut. Pada Jumat (15/6) petang lalu, tutur Anton, Kejari Natuna akan melakukan apel sebagaimana biasanya. Untuk apel sore dilakukan dua kali dalam waktu berbeda yang dikomandoi enam petugas dari kejaksaan. Apel pertama dilakukan pada pukul 17.00 WIB dan apel kedua pada pukul 18.30 WIB.

“Seharusnya apel kedua pukul 20:00 WIB, tapi karena ada hujan lebat apelnya dipercepat. Pada apel kedua ini kami cek, ternyata tidak ada enam orang itu,” tutur Anton.

Selanjutnya, temuan ini ditindaklanjuti bersama beberapa personel TNI AL guna melakukan upaya pencarian ke sejumlah titik.

“Kami sudah dan sedang melakukan pencarian. Termasuk pengecekan ke Rudenim, hotel-hotel, pelabuhan-pelabuhan dan tempat hiburan malam yang ada di Ranai. Saat ini tim lagi menyisir gang-gang dan pinggir pantai yang ada di Ranai. Dan kami akan terus mencari,” ujar Anton.

Enam orang terdakwa yang menghilang itu diketahui bernama Hoa, Khanh, Vuong, Tuan, Khaoi dan Cuc.

“Kami belum tahu dakwaan hukumnya berapa lama. Kami masih fokus melakukan pencarian,” tutup Anton. (Hardiansyah)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here