62 Desa Harus Tuntas Terlistriki 2019

0
392
PEKERJA saat memasang tiang listrik di daerah pesisir di Kepri, baru-baru ini. f-istimewa/humas pln tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Dari 416 desa dan kelurahan di Kepri, hingga Desember 2018 ini tinggal 79 yang belum teraliri listrik PLN Persero.

Untuk 2019 nanti hanya tersisa 62 desa/kelurahan di Kepri yang belum terlayani PLN Persero. Karena saat ini ada 17 desa yang sedang finishing sambungan listrik PLN Persero di tiga kabupaten di Kepri.

Manager Area PLN Tanjungpinang, Fauzan mengatakan, saat ini pekerjaan pemasangan jaringan dan genset terus dilakukan di 17 desa di Kepri. ”10 desa di Natuna. 5 desa di Lingga dan 2 Desa di Karimun. Sebelum akhir tahun kami upayakan sudah menyala serentak. Jadi, tahun depan (2019), tinggal 62 desa/kelurahan yang belum masuk listrik PLN,” ujar Fauzan via ponselnya, Senin (17/12).

Saat pemasangan jaringan di desa-desa, pihak PLN mengalami kendala baik dari segi biaya transportasi dan pelabuhan yang tidak ada. Material baik tiang, kabel, genset dan peralatan lainnya harus dibawa pakai kapal.

Untuk daerah yang jauh seperti Natuna, kapal tidak bisa setiap saat ke sana terutama saat musim utara.

Namun, ia juga senang karena mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. ”Sudah puluhan tahun mereka mendambakan listrik. Makanya saat kita masuk, warga pulau sangat senang. Kita tidak kesulitan mendirikan tiang listrik. Mereka juga menghibahkan lahan 50×50 meter untuk gedung dan tempat dudukan genset,” tambahnya.

Jika dilihat dari segi bisnis, ungkapnya, PLN rugi membangun jaringan listrik di pesisir. Biaya jaringan dan genset sangat besar. Sementara penghasilan mereka sangat minim. Puluhan atau ratusan tahun modalnya belum tentu kembali. ”Tapi kita tidak pernah melihat dari segi bisnisnya. Mereka juga warga negara Indonesia. Sama seperti kita. Mereka juga saudara-saudara kita. Seluruh warga Indonesia harus menikmati listrik PLN. Kita terus kerja keras menuntaskan pekerjaan kita di sana,” bebernya.

Fauzan juga berterimakasih kepada warga pesisir yang terkadang ikut membantu pekerja di sana. Kadang, warga datang membawa makanan ringan dan minuman yang membuat pekerja makin semangat menyelesaikan pekerjaannya di sana.

Di daerah pulau, tiang listrik tidak hanya ditancapkan di darat. Namun, banyak juga tiang listrik harus ditancapkan di laut untuk melayani penduduk yang tinggal di bibirpantai dan di atas laut. Sekedar diketahui, Kepri memiliki 60 kecamatan, 141 kelurahan dan 275 desa. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here