757 Kepri Jaya Bentuk Tim Baru

0
348
SEJUMLAH pemain 757 Kepri Jaya FC berwajah muram di sela latihan, belum lama ini. Musim 2019, 757 Kepri Jaya FC akan membentuk tim baru. f-istimewa
Manajemen klub 757 Kepri Jaya FC akan membentuk tim baru, pada musim 2019 mendatang. Namun sebelum membentuk skuat baru persiapan Liga 3 Indonesia, manajemen 757 Kepri Jaya FC masih fokus ke pertandingan babak 32 besar Piala Indonesia 2018.

BINTAN – Pelatih Ibnu Grahan menyadari dirinya gagal membawa 757 Kepri Jaya FC ke Liga 2 Indonesia, pada musim 2019 mendatang. Nanang dan kawan-kawan kandas di babak penyisihan grup A babak 32 nasional Liga 3 Indonesia, di Ciamis, belum lama ini.

Namun, 757 Kepri Jaya FC justru berhasil mengalahkan PSMS Medan, di babak 64 besar Piala Indonesia. Saat itu, pemain tanpa didampingi pelatih Ibnu Grahan. Skuat diarahkan pelatih Bakhtiar dan Wawan Haryono.

Saat ini, pemain 757 Kepri Jaya FC menjalani masa liburan, sambil menunggu jadwal babak 32 besar Piala Indonesia musim 2018. Belum dipastikan, apakah kontrak pelatih Ibnu Grahan masih berlanjut sampai Piala Indonesia, atau berakhir pada 31 Desember 2018 ini.

”Untuk musim 2018 ini, Piala Indonesia belum kelar, dan belum ada kepastian tanggal mainnya. Ini yang menyulitkan kita,” kata Ihsan, Ketua Harian 757 Kepri Jaya FC, Rabu (26/12) kemarin.

Sedangkan untuk Liga 1, 2 dan Liga 3 Indonesia musim 2019 depan, bakal dimulai setelah penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019. Ihsan memprediksikan, liga Indonesia musim 2019 dimulai, sekitar Mei atau Juni.

”Untuk menghadapi Liga 3 Indonesia musim 2019, kita dari 757 Kepri Jaya akan memulai lagi (dari awal). Kita akan bentuk skuat tim baru, untuk musim 2019 nanti,” tegasnya.

Selain pemain, manajemen 757 Kepri Jaya FC binaan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun ini, bakal melakukan perombakan dari sisi pelatih, seperti pelatih Jaino Matos yang gagal membawa 757 Kepri Jaya FC ke kasta Liga 1 Indonesia, pada musim 2017 lalu. Hal serupa, juga bakal ditujukan kepada pelatih Ibnu Grahan.

”Soal ini (pelatih, red), nanti dulu lah,” tutur Ihsan.

Sebelumnya, pelatih Ibnu Grahan menyadari atas kegagalannya untuk mencapai target 757 Kepri Jaya FC lolos ke Liga 2 Indonesia.

”Apa pun alasannya, saya gagal. Saya minta maaf,” kata Ibnu Grahan, usai 757 Kepri Jaya FC tersingkir di penyisihan grup babak 32 besar nasional Liga 3 Indonesia, di Ciamis, Jabar, belum lama ini.

Saat ini, pelatih Ibnu Grahan menjalani masa liburan, sama dengan para pemain 757 Kepri Jaya FC. ”Saya libur, sambil menunggu jadwal PI (Piala Indonesia),” kata Ibnu Grahan singkat, kemarin. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here