757 Kepri Jaya FC Terdegradasi

0
1149
REBUTAN: Pemain 757 Kepri Jaya FC rebutan bola dengan pemain lawan. f-istimewa

ACEH – Tim sepak bola 757 Kepri Jaya FC tak akan muncul lagi di Liga II grup I musim kompetisi 2018-2019 mendatang. Tim asuhan Jaino Matos baru saja dipastikan turun atau dedradasi ke Liga III. Kepastian itu didapat setelah Laskar Melayu takluk 2-0 dari Persiraja Banda Aceh, di stadion Persiraja Banda Aceh, Sabtu (26/8) malam. Meskipun, masih menyisahkan satu laga terakhir lagi, Laskar Melayu akan bertemu dengan PSBL Lansa, Sabtu (9/9) di Stadion Citra Mas, Batam. Meskipun nanti Laskar Melayu menang, tetap tidak bisa bebas dari dedradasi.

PasalnyaPS Timah Bangka Belitung, kini sudah memiliki 19 poin. Sedangkan, Laskar Melayu baru 15 poin. Andai Laskar Melayu menang atas PSBL Lansa, baru meraih 18 poin. Padahal, Laskar Melayu selama ini diperkuat pemain-pemain ternama seperti Yance Wenda, Iman Faturahman, Maulana. Yance Wenda adalah penyerang yang didatangkan dari Persipura Jayapura dan telah mulai bergabung latihan saat jeda kompetisi pada libur bulan Ramadan dan Lebaran.

Tim asuhan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun ini, terpaksa harus turun ke Liga III. Belum ada kepastian, apakah turun di Liga III wilayah Sumatera atau Liga III Wilayah Kepri. Di pertandingan kemarin, melawan Persiraja Banda Aceh, di stadion Persiraja Banda Aceh, Sabtu (26/8) dicedarai WO-nya Laskar Melayu di menit 70. Saat itu, Laskar Melayu sudah ketinggalan 2-0. Menurut  Ichsan, Ketua Harian 757 Kepri Jaya FC, menjelaskan Laskar Melayu, terpaksa WO dari lapangan, setelah ketinggalan 2-0, pada menit ke 70 babak kedua. Sebab, pemain Laskar Melayu dilempari pecahan keramik oleh penonton. Sudah melaporkan ke petugas pertandingan, tapi penonton tetap melempar pemain dengan pecahan keramik. ”Kita khawatir mata pemain kena pecahan keramik. Bukan soal kita kalah, kita pilih WO demi keselamatan pemain,” tegasnya.

Kejadian ini, bukan hanya pernah dialami Laskar Melayu. Saat Persiraja Aceh menjamu PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru, juga dilempar pecahan keramik oleh penonton. ”Kejadian ini sudah kita laporkan ke PSSI pusat,” tegasnya. Kata dia, di laga terakhir Kepri menjamu PSBL Langsa di Batam, Laskar Melayu diminta tetap ngotot bermain.  ”Tim kita baru dibentuk. Kita pelajari kekalahan kita,” tegasnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here