757 Kepri Jaya Masuk Grup 1

0
366
Ibnu Grahan

Akhir Juni, Kick Off Liga 3 Fase Nasional

TANJUNGPINANG – PSSI pusat telah membagi grup untuk kompetisi Liga 3 Indonesia fase nasional, musim 2018 ini. Pada meeting manajer Liga 3 nasional, tim 757 Kepri Jaya FC masuk ke dalam grup 1, dari delapan grup se-Indonesia.

Pelatih kepala 757 Kepri Jaya FC Ibnu Grahan turut hadir dalam pertemuan bersama PSSI pusat tersebut, Jumat (9/3) malam lalu. Dari pertemuan itu ditetapkan 40 klub yang masuk dalam fase nasional dibagi menjadi 8 grup. Tim yang bertanding di liga 3 nasional itu antara lain, 40 klub Liga 2 pada musim 2017 lalu, yang terdegradasi. Maupun klub yang berada di empat besar di masing-masing regional, tapi tidak lolos pada babak play-off, seperti PS Timah Bangka Belitung.

Dari pembagian grup ini, tim 757 Kepri Jaya FC masuk dalam grup 1. Tim 757 Kepri Jaya FC akan bersaing dengan PS Timah Babel, Persih Tembilahan (Riau) dan PS Langsa (Aceh). Sistem pertandingan home-away. Juara dan runner-up grup lolos ke babak 32 besar.

Babak 32 besar Liga 3 nasional ini terdiri dari 16 klub (juara dan runner-up), ditambah 4 klub playoff peringkat ketiga dari delapan grup, dan 12 tim dari Liga 3 Indonesia regional (lanjutan dari liga 3 provinsi). Selanjutnya, babak 32 besar fase nasional kembali akan dibagi menjadi 8 grup. Dalam penyisihan, hanya diambil juara grup, untuk lolos ke babak 8 besar. Tiga (3) klub teratas akan promosi ke Liga 2 Indonesia, pada musim 2019 mendatang. ”Untuk pertandingan, kick off dimulai 10 hari setelah lebaran Idul Fitri nanti. Sekitar akhir Juni,” kata Ibnu Grahan, saat dihubungi Tanjungpinang Pos, Senin (12/3) kemarin.

Kemudian, dalam pertemuan bersama PSSI pusat itu, juga dibahas tentang keuangan atau subsidi bagi klub di Liga 3 fase nasional ini. Subsidi masing-masing klub sebesar Rp 75 juta. Untuk status kompetisi amatir, pemain amatir dan harus disertai ikatan kontrak pemain. Pemain senior maksimal 3 orang, sisanya U-23 (kelahiran 1996).

”Nah, untuk regulasinya akan menyusul, dalam 1 sampai 2 minggu ke depan. Biaya perangkat pertandingan ditanggung PSSI,” jelas Ibnu Grahan. ”Untuk saat ini, kita terus meningkatkan kemampuan pemain. Latihan rutin, dan menjalani seleksi tertutup,” sambungnya.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here