759 Pejabat Eselon III dan IV Segera Dievaluasi

0
154
WAKIL Gubernur Kepri H Isdianto sidak di salah satu OPD Pemprov Kepri di Dompak, Rabu (5/9). f-istimewa/humas pemprov kepri

DOMPAK – Wakil Gubernur mengingatkan dari sekitar 759 pejabat Eselon III dan IV di Pemprov Kepri, seluruhnya akan dievaluasi dan kemungkinan besar akan dilakukan pergantian.

Ia menegaskan, semuanya akan menjalani evaluasi dan penilaian dilakukan sambil berjalan. Adapun yang menjadi penilaiannya adalah diawali dari masalah disiplin.

”Ini tidak main-main, semua yang sudah memegang eselon akan dievaluasi. Jadi kalau sekarag sudah menjabat, lalu nanti diambil lagi jabatannya, maka jangan menyalahkan orang lain. Mulailah instrospeksi dari sekarang,” kata Isdianto.

Isdianto juga mengaku sudah mengetahui, jika selama ini banyak pegawai yang hanya hadir finger, lalu tidak mengikuti apel pagi, atau bahkan langsung pulang. Oleh sebab itu, mind set seperti ini agar diubah dan agar lebih disiplin serta lebih memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaan serta masyarkat.

”Saya selalu mendapatkan informasi, banyak yang hanya hadir ke kantor hanya untuk finger saja lalu entah kemana. Dan saya minta, sempena dengan hari jadi Kepri yang ke-16 ini. Kita semua mengintrospeksi diri. Kita harus lebih disiplin,” tegasnya.

Lebih konkrit, dalam sidaknya ini Wakil Gubernur meminta kepada Kabag Penindakan Disiplin Badan Kepegawaian Daerah Kepri untuk segera membuat surat edarat apel setiap Senin bagi pejabat Eselon III dan IV.

”Saya mau suratnya selesai hari ini juga kemudian segera diedarkan. Senin nanti saya akan ambil apel lagi,” pinta Isdianto.

Mendapati laporan bahwa disiplin pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yang selalu mendapatkan penilaian negatif dari masyarakat, Wakil Gubernur Kepri H Isdianto spontan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor OPD di Dompak, Tanjungpinang, Rabu (5/9) pagi.

Hanya didampingi ajudannya serta Kabag penindakan disiplin pada Badan Kepegawaian, BKPSDM Pemprov, Isdianto pertama-tama mengunjungi kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kepri. Kemudian dilanjutkan ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM). (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here