8.000 Pengunjung di Pasar Bincen per Hari

0
754
BERJEJER: Terlihat sepeda motor berjejer terparkir vertikal di halaman Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

5 Persen Kendaraan Tak Bayar Parkir

TANJUNGPINANG – Pengelola Pasar Bestari Bintan centre (Bincen), Dasmin menuturkan, sekitar 400 kendaraan yang tak membayar parkir per hari. Ini merupakan lima persen dari total keseluruhan pengunjung ke Pasar tradisional tersebut. Ini artinya dalam sehari ada sekitar 8.000 kendaraan yang datang. Serta akan meningkat saat hari libur seperti Sabtu dan Minggu.

”Sekitar 400 kendaraan yang terdiri dari roda dua dan empat yang tak membayar parkir per harinya,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (3/12).

Jika dikalikan setiap kendaraan membayar seribu rupiah saja, maka Rp 400 ribu potensi pemasukan yang hilang. Ini akan berdampak pada besaran setoran pajak ke kas daerah. ”Kami membayar pajak setiap bulannya, terkait jumlah pastinya saya tak ingat,” tuturnya.

Sesuai ketentuan, pengelola parkir swasta sekitar 25 persen dari total pendapatan. Khusus untuk para pedagang yang membawa kendaraan roda dua, tarif parkirnya lebih murah. Yaitu Rp 10 ribu per bulan, ini memang lebih murah karena mereka pelanggan tetap.

Sedangkan pengujung menggunakan kendaraan roda dua membayar seribu rupiah dan Rp 2 ribu untuk roda empat.

Ia menuturkan, pihaknya menugaskan beberapa tukang parkir. Ada yang berada di bagian Timur, Barat, Utara, dan Selatan di pasar. Bila dihitung sesuai data yang diterima, maka dalam sehari pihaknya menerima pendapatan parkir sekitar Rp 8 juta, jika dikalikan seribu per kendaraan.

Ini digunakan untuk membayar gaji juru parkir dan biaya lainnya seperti mencetak karcis parkir. ”Sama seperti lahan parkir swasta lainnya, kami juga menyediakan karcis,” ungkapnya.

Ia mengaku sering mendapat protes dari pengujung yang tak mendapatkan lokasi parkir. Hal ini dikarenakan sistem pengaturannya banyak yang vertikal atau melintang tepatnya di depan pasar. Harusnya tetap horizontal.

”Sudah bosan menegur juru parkir, yang selalu menyusun sepeda motor milik pengunjung dengan cara vertikal. Mengganggu akses kendaraan yang ingin masuk ke halaman Pasar Bestari Bincen,” ungkapnya.

Harusnya tidak ada kendaraan yang secara vertikal di depan pintu masuk pasar, khususnya dari sebelah Barat. Ini yang dikeluhkan pengunjung. ”Sudah berapa kali kita tegur, masih juga diulangi,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here