8.025 Data Warga Terancam Diblokir

0
120
warga saat antre untuk melakukan perekaman KTP-el. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan untuk seluruh Indonesia, sisa penduduk dewasa atau non pemilih pemula yang belum merekam kurang lebih 6 juta. Apabila sampai dengan 31 Desember 2018 belum merekam, datanya akan diblokir.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang, Irianto masih ada ribuan masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP elektronik di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang dan Kantor Camat Tanjungpinang Barat.

”Sesuai data kita ada sekitar 8.025 orang yang belum merekam KTP elektronik. Bagi yang belum melakukan rekaman hingga akhir Desember nanti, datanya bakal diblokir oleh pemerintah pusat,” kata Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang, Irianto, kemarin. Kata dia, yang sudah merekam KTP elektronik sebanyak 148.422 jiwa. Warga memiliki KTP-el hanya 142.074 jiwa.

Sedangkan masyarakat yang masuk dalam kategori wajib KTP sebanyak 156.447 jiwa. Wajib KTP terdiri dari 3.949 orang yang akan berusia 17 tahun pada 17 April 2019 mendatang. 152.498 orang lagi sudah cukup memiliki KTP-el.

Meskipun blanko KTP elektronik tinggal 500 lembar, pesan mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tanjungpinang ini, untuk tidak usah khawatir. Pasalnya, dalam waktu dekat pihaknya akan menjemput blanko KTP elektronik ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

’’Insya Allah hari Senin depan kita ke Jakarta. Ya, kita minta sekitar 8.000 lempar blanko KTP-el lagi,” terangnya.

Memang, lanjut dia, mesin perekam KTP elektronik tinggal 1 unit. Karena 1 unit mesin perekam belum didukung dengan komputer. Pasalnya, komputer yang selalu membaca data kependudukan milik masyarakat telah disambar petir, belum lama ini. ”Tunggu ada komputer, baru bisa kita kerjakan,” ujarnya.

Disamping itu, ia meng imbau kepada masyarakat untuk proaktif datang ke Kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang. Baik itu buat masyarakat yang belum merekam KTP elektronik maupun yang sudah merekam.

Kata dia, yang sudah merekam, tapi belum punya KTP elektronik diminta rajin mengecek datanya. Karena dikhawatirkan data yang sudah terekam tidak masuk ke server pusat. ”Kita betul-betul minta masyarakat harus proaktif, datang ke kantor kami untuk mengecek KTP siap atau belum,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here