Abaikan Arsip, Pemicu Masalah di Pemerintahan

0
636
PEJABAT Bintan mengikuti bimtek manajemen pengelolaan arsip daerah, dihadiri narasumber dan Kepala DPAD Bintan Edi Pribadi, serta Asisten I Setdakab Ismail, di Bhadra Resort, Km 25, Rabu (4/4) kemarin.F-yendi/TANJUNGPINANG POS

TOAPAYA – Sejumlah pejabat pemerintahan tersandung masalah, akhir-akhir ini. Termasuk kepemilikan aset pemerintahan itu sendiri. Masalah ini muncul atau dipicu akibat mengabaikan arsip atau dokumen-dokumen penting.

”Justru itu, pejabat pemerintah perlu diberikan bimbingan teknis, tentang pengelolaan arsip dan aset,” kata Edi Pribadi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Bintan, di sela pembukaan bimtek manajemen kearsipan daerah, kepada 100 pejabat kelurahan dan OPD di lingkungan Pemkab Bintan, di Bhadra Resort & Convention, Km 25 Toapaya, Rabu (4/4) kemarin.

Baca Juga :  Selain RSUD, Siapkan Isolasi di Bumi Perkemahan

Edi Pribadi menjelaskan, arsip terkadang dipandang sebelah mata, atau diabaikan. Sementara, arsip itu rangkuman data masa lalu, dan diperlukan untuk masa mendatang. Ibarat dua sisi mata uang.

”Selama ini, masalah-masalah hukum, karena tidak ada arsip sebagai pertanggungjawaban kinerja. Bahkan, terjadi sengketa dan mengarah hukum. Seperti sengketa tanah dan kepemilikan aset. Justru itu, arsip jangan diabaikan lagi,” harap Edi Pribadi.

Asisten I Setdakab Bintan Ismail menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, Pemkab Bintan berupaya agar arsip pemerintahan sebagai dokumen negara, dikelola dengan baik. Sehingga, tidak ada muncul masalah di pemerintahan, maupun di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kantor Lurah Seilekop Nyaris Terbakar

”Makanya, kita berikan bimtek ini kepada pejabat, agar bisa mengelola arsip secara baik dan benar,” kata Ismail.

Bimbingan teknis manajemen kearsipan daerah yang diselenggarakan DPAD Bintan ini, menghadirkan narasumber Novrianto dari Badan Arsip Daerah Provinsi Kepri, dan Majuni Susi dari Kantor Arsip Nasional RI (ANRI) Jakarta. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here