Aborsi Kian Hari Kian Meningkat

0
411
Silmaida Rahman

Oleh: Silmaida Rahman
Seorang Ibu Aktivis Dakwah Islam Kaffah

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memperkirakan angka aborsi pada anak usia remaja di perkotaan terus meningkat. Serasa ingin berteriak, kenapa manusia sekarang semakin ke sini semakin tak bermoral?

Bahkan, kasus aborsi ini bukan hanya terjadi pada para remaja, wanita dewasa pun juga tak sedikit yang terlibat dengan pembunuhan janin yang masih dalam kandungan tersebut. Ironisnya, tanpa ada rasa berdosa mereka masih bisa membela diri dengan alasan aborsi adalah sebagai jalan yang harus ditempuh karena tak kuasa menanggung malu. Menyedihkan lagi, ketika para ahli mengemukakan bahwa meningkatnya kasus aborsi di kalangan remaja disebabkan kurangnya pengetahuan tetang seks terhadap mereka.

Inilah akibat dari tidak adanya peranan negara dalam meri’ayah umat (mengurusi umat dengan sebenar-benarnya). Padahal, dalam pandangan Islam negara harus menjaga umat ini di setiap lini kehidupan. Kemudian, mengatur sebagaimana syari’at Islam perintahkan, agar umat terjaga dari berbagai macam ancaman yang merusak dirinya sendiri dan juga merusak negeri. Seperti kasus aborsi yang sudah marak terjadi, yang pada dasarnya aborsi itu terjadi karena pergaulan bebas dari hasil perzinahan. Perbuatan zina ini sudah tak lagi dipandang hina melainkan bagian dari kemajuan zaman yang semua serba bebas tanpa ampun.

Padahal, dalam QS. Al-Isra’ ayat 32 Allah berfirman: “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk“.

Namun, apa hendak dikata. Negara memang tak mempedulikan peringatan keras ini. Bahkan, agama dianggap sebagai penghambat untuk kemajuan negara.

Sehingga negara mencampakkan aturan-arutan yang berhubungan dengan syari’at Islam dan membuat hukum sendiri yang hanya berdasarkan akal manusia saja.

Sesungguhnya manusia tidaklah berhak membuat hukum dan takkan punya kemampuan atas itu. QS. Al-Maidah ayat 44 Allah berfirman: “Barang siapa tidak berhukum menurut apa yang telah Allah turunkan, maka dia termasuk orang-orang yang dzolim.”

Jika penyelenggara negara ini betul-betul mencintai rakyatnya, tentulah mereka bersedia membuang ego mereka dan membuka pintu syari’at islam yang jelas-jelas datang dari sang pencipta alam semesta ini. hanya sayari’at Islamlah solusi dari seluruh rentetan kerusakan yang terjadi dinegri ini. Allah yang menciptakan makhluknya, Allah juga lah yang lebih tau kekurangan dan kelebihan ciptaanNya. Karena itulah Islam diturunkan plus dengat aturan-aturannya yang kita kenal dengan syari’at islam. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here