Absen di Bintan, Warga Rindukan PSTS

0
487
KELONG CUP: Tim Rasa Sayang berfoto bersama, sebelum menghadapi tim PS Dendun binaan Azman, pada perebutan juara ketiga Kelong Cup 2017, Kamis (9/11) kemarin. f-istimewa

Final Kelong Cup, Shark FC Hadapi Porges FC

TANJUNGPINANG – DUA open turnamen sepak bola, saat ini sedang bergulir di Kabupaten Bintan. Namun, tim PSTS Tanjungpinang absen di ajang Kelong Cup 2017, maupun di Busung Cup.

”Kami sangat merindukan PSTS berlaga. Tapi disayangkan, tidak ikut bertanding di Bintan,” ujar Budi, seorang pemain tim Rasa Sayang sebelum menghadapi PS Dendun, di final perebutan juara ketiga dan keempat, dalam ajang Kelong Cup 2017, Kamis (9/11) sore kemarin.

Pada ajang Kelong Cup 2017 ini, tim yang mencapai empat besar ini antara lain Rasa Sayang, Porges FC, Shark FC dan PS Dendun. Dari empat tim ini hanya satu tim yang belum pernah berlaga dengan PSTS Tanjungpinang, yaitu PS Dendun binaan Azman. Tiga tim lainnya, pernah dikalahkan oleh PSTS.

”Kami berharap PSTS terus tampil di setiap ajang. Dan dirikan SSB secepatnya, biar bisa melakukan pembinaan usia muda di Tanjungpinang dan Bintan,” harapnya.

Sebelumnya, Camat Bintan Pesisir Zulkhairi mengatakan, cukup warga dan suporter di ajang Kelong Cup 2017 yang bertanya tentang absennya PSTS Tanjungpinang di laga ini. Namun demikian, kompetisi tetap berjalan meriah.

Untuk perebutan juara ketiga, tim PS Dendun binaan Azman memenangkan pertandingan 3-2 atas Rasa Sayang, Kamis (9/11) sore kemarin. Di laga ini, tim Rasa Sayang unggul 2-0 pada babak pertama. Namun di babak kedua, PS Dendun binaan Azman berhasil mencetak 3 gol, sampai akhir pertandingan. Skor 3-2 untuk PS Dendun binaan Azman.

”Untuk final Kelong Cup 2017, akan dilaksanakan, Jumat (10/11) sore ini. Tim Shark FC akan menghadapi Porges FC di partai final. Dua tim ini sebelumnya sudah pernah berlaga dengan PSTS. Ayo kita saksikan laga final, Jumat sore nanti yang dihadiri Pak Bupati Bintan H Apri Sujadi,” imbau Zulkhairi.

Pada kesempatan lain, Komite Keuangan PSTS Musril berharap, agar pengurus PSTS mengadakan pertemuan. Tujuannya untuk meminta saran dari pengurus yang tertera dalam SK, untuk pendirian SSB maupun program ke depan.

”Kongko-kongko di kedai kopi pun tak apa. Biar kita bisa menentukan program ke depan. Pertemuan sederhana pun tak apa. Kalau kita punya SSB, akan lebih mudah untuk mengikuti setiap kompetisi. Termasuk ikut ajang turnamen di Bintan,” sebut Musril.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here