Ade Angga: Kalau Pak Syahrul Masih Nyaman Pasti Duet Lagi

0
564
KUNKER SEKOLAH: Ade Angga memberi pertanyaan kepada siswa SMPN 11 Senggarang. F-martunas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah dan Wakilnya, H Syahrul belum memberikan peryataan resmi, apakah mereka berduet lagi atau pisah di pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2018 mendatang.

Informasi yang dihimpun Tanjungpinang Pos, PDIP masih mengingginkan agar Lis-Syahrul tetap berduet. Tapi, ada juga kelompok ingin memisahkan Lis-Syahrul dan maju head to head pada pilkada 2018.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tanjungpinang, Ade Angga, juga sebagai Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang, melihat pisah atau tidaknya Lis-Syahrul di pilkada nanti, merekalah yang tahun. Bahkan parpol saat ini belum bisa membaca, pisah atau tidak.

”Mungkin alasan mereka pilkada masih lama, jadi mereka belum mau memberikan pernyataan resmi, maju bersama atau maju masing-maisng,” tegasnya.

Kata Ade, bila H Syahrul merasa masih satu visi, masih nyaman, masih kompak, masih bisa bekerjasama, maka Syahrul tetap berduet lagi. Namun, bila mereka merasa tidak satu visi lagi, tidak nyaman lagi, pasti mereka pisah.

”Saya setuju dengan Pak Lis dan Pak Syahrul, mereka akan fokus menyelesaikan tugasnya di tahun ini. Karena masih banyak yang harus dibenahi di Ibu Kota Tanjungpinang,” tegasnya.

Ia minta, proyek-proyek sudah mulai dikerjakan.

”Lebih baiknya kalau Pak Lis-Pak Syahrul, harus menyelesaikan amanah yang sudah diberikan kepada masyarakat pada pilkada 2012 lalu,” tegasnya.

Namun saat disinggung, bila Lis-Syahrul tetap berduet di pilkada nanti, apakah ia (Ade Angga) tetap maju sebagai calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Tanjungpinang? Ia menjawab, Lis-Syahrul kalau tetap berduet, Golkar tetap maju di pilkada nanti.

”Golkar tetap maju di pilkada nanti, meskipun Lis-Syahrul tetap berduet,” tegasnya.

Ia juga minta kepada masyarakat, untuk mendukung dan mengawasi pilkada 2018 mendatang. Momen pilkada harus dimanfaatkan masyarakat, untuk menentukan pilihan sesuai hati nurai. Dan, masyarakat juga tak boleh terkotak-kotak karena ada pilkada. Boleh pilihan, beda partai dan beda calon, ia minta agar tetap menjaga silaturahmi. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here