Ade, Si Pelaut yang Menatap Askot Tpi

0
169
Tim Shark FC bersama Ade Noverwin. f-yendi/tanjungpinang pos

Cerita yang Tersisa dari Kesuksesan Wali Kota Cup 2019

Skuat Putra Singkep masih terbawa dengan euforia menyandang titel jawara, open turnamen sepak bola Wali Kota Cup 2019 Tanjungpinang. Rasa puas dan bangga dengan kesuksesan penyelenggaraan open turnamen ini turut dirasakan Ade Noverwin, Rabu (4/12) kemarin. Siapa Ade?

BINTAN – PERTANDINGAN final antara Putra Singkep versus IPKBS, Selasa (3/12) lalu, merupakan pertandingan puncak Wali Kota Cup 2019. Putra Singkep sebagai pemenang, IPKBS juara kedua, Shark FC merebut juara ketiga, usai mengalahkan Mitra Singkep di peringkat keempat.

Meski Shark FC kandas di semifinal, sang manajer Ade Noverwin tak menyesal. Ade tetap bangga. Betapa tidak, kejuaraan bergengsi di Kota Tanjungpinang ini berjalan sukses, meski sempat terkendala cuaca. Di balik suksesnya kejuaraan ini, tak lepas dari peran Ade Noverwin sebagai ketua panitia penyelenggara, dalam memenej kepanitiaan dari Asosiasi Kota (Askot) PSSI Tanjungpinang.

Ade merupakan pria kelahiran Tanjungpinang, 9 November 1979. Ia alumni SD 001 Tanjungpinang, SMPN 5 Tanjungpinang dan SMAN 1 Tanjungpinang. Di masa pendidikan ini, Ade sudah hobi dengan sepak bola. Namun, impian menjadi seorang pemain profesional tak terwujud. Tapi, Ade menjadi pemain utama setelah menjalani pendidikan Diploma Tiga (D3) Akademi Pelayaran di Padang, Sumatera Barat.

Setelah lulus dari Akademi Pelayaran, Ade terpaksa meninggalkan sepak bola. Karena, ia harus bekerja sebagai nakhoda kapal kargo line Jakarta-Tanjungpinang. Bahkan, ia sempat menjadi nakhoda kapal feri rute Tanjungpinang-Malaysia-Singapura (PP). Pekerjaan ini dijalani selama tujuh tahun. Ade pantas disebut seorang pelaut.

Tahun 2007, Ade coba-coba ikut tes penerimaan CPNS di Kantor Syahbandar. Ia pun lolos dan mengabdi kepada negara, tepatnya di Kantor Syahbandar Kijang, Bintan. Selain menjalani tugas di laut (pelabuhan), Ade kembali ke dunia sepak bola. Ia pun mendirikan dan membentuk klub Shark FC, sekitar tahun 2012 lalu.

”Shark itu kan artinya paus. Identik juga dengan hewan yang besar dan kuat di laut. Tujuan membentuk tim ini, ya membina dan membangkitkan sepak bola,” ujar Ade.

Di bawah asuhan ayah dua anak ini, tim Shark FC selalu menjuarai di pelbagai turnamen. Tak hanya itu, di Kantor Syahbandar Kijang, Ade juga menjadi bagian dari penggerak olahraga futsal. Dengan kepiawaian ini pula, Ade dicalonkan dan terpilih sebagai Wakil Ketua Askot PSSI Tanjungpinang, periode 2019-2023.

”Bagaimana pun, saya tetap mengutamakan tugas di Kantor Syahbandar Kijang. Sekarang, menatap untuk kemajuan Askot PSSI Tanjungpinang,” tuturnya. (YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here