Aditya Saputra, Dirujuk ke Jakarta

0
462
KADINKES Pemkab Lingga saat membesuk Aditya bocah penderta tumor ganas asal Kecamatan Senayang di Kota Batam.F-ISTIMEWA

Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB), hanya bisa memberikan bantuan pengobatan senilai Rp10 juta kepada Aditya Saputra, bocah penderita tumor ganas di Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga yang akan berobat ke Jakarta.

LINGGA – Sayangnya, Dinkes yang sejak awal akan memberikan bantuan melalui fasilitas kartu Jaminan Kesehatan Lingga Terbilang (JKLT) namun batal. Sebab, pihak Dinkes lebih mengutamakan administrasi kartu JKLT milik korban yang hilang.

Pada proses pembaruan kartu JKLT itu, lantas pihak Polda Kepri tanpa ragu langsung membantu Aditya Saputra. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinkes P2KB Syamsurizal kepada Abdullah selaku orangtua Aditya di salah satu rumah sakit di Kota Batam.

Baca Juga :  MTQ Dipersembahkan untuk Masyarakat

”Kita terima kasih dan apresiasi kepada Kapolda Kepri, yang lebih dulu memberikan bantuan kepada warga kita, anak kita Aditya Saputra. Sebelumnya, kita juga sudah berupaya menyiapkan kebutuhan administrasi kepada Aditya,” kata Kadinkes P2KB Kabupaten Lingga Syamsurizal, kemarin.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lingga akan digunakan untuk memenuhi jebutuhan selama Aditya dirawat di Kota Batam.

Selanjutnya, Aditya akan dirujuk ke Rumah Sakit Kanker Dharmais di Jakarta.

Untuk biaya pengobatan di Rumah sakit Dharmais dan biaya transportasi ditanggung Polda Kepri.

Baca Juga :  36 Guru Belum Terima Tunjangan

”Sedangkan Pemprov Kepri akan membiayai operasi pengangkatan tumor,” ucapnya.

Syamsurizal membantah, kalau Pemkab Lingga terlambat memberikan banyuan kepada Aditya karena pihak Polda Kepri yang terlenih dahulu membawa Aditya ke Kota Bagam untuk mendapatkan pengobatan. Dinkes Lingga telah mendapatkan informasi, terkait penyakit Aditya namun saat akan diberikan perobatan kartu JKLT.

”Kami sudah mendapat informasi ini, dan bukan tidak peduli saat itu JKLT nya hilang jatuh ke laut di rumahnya. Jadi perbarui dulu dan dalam proses itu, maka datanglah batuan dari Kapolda kita sangat berterima kasih,” sebutnya.

Baca Juga :  44 JCH Ikuti Manasik Haji

Banyaknya bantuan yang datang dari berbagai pihak, menurut Syahrizal akan memberikan dampak baik bagi Aditya.

Pasalnya, secara ekonomi keluarga Abdullah dapat dikatakan pas-pasan karena hanya mengandalkan pendapatannya dari melaut.

”Aditya awalnya diperiksa oleh tim dari Polda Kepri untuk memastikan tumor yang diderita. Dari pemeriksaan tim, Kapolda berinisiatif membantu perawatan Aditya di RS Bhayangkara Polda Kepri,” imbuhnya. (TENGKU)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here