Agus Minta Bebaskan SPBU dari Pelansir

0
221
LORI dan kendaraan umum antre di SPBU Km 16 Toapaya Selatan, untuk mendapatkan BBM bersubsidi, Rabu (26/12) kemarin. f-yendi/tanjungpinang pos

Warga Keluhkan Antrean di SPBU

ANTREAN panjang kendaraan roda empat atau lebih, untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali terjadi, di SPBU Km 16 Toapaya. Warga khawatir, beberapa kendaraan merupakan pelansir BBM, untuk dijual ke pihak industri.

BINTAN – Wakil Ketua DPRD Bintan Agus Wibowo mengatakan, beberapa warga melaporkan kepada dirinya, mengenai antrean panjang mobil di SPBU tersebut. Menurut beberapa warga, mobil yang antre untuk membeli BBM solar bersubsidi itu, ada yang beberapa yang membeli dua kali sehari.

”Saya langsung cek ke lokasi. Benar terjadi antrean panjang, untuk membeli BBM bersubsidi itu. Lebih dari 20 unit mobil yang antre. Sah-sah saja jika antrean, benar-benar ingin membeli sesuai kebutuhan. Tapi, harus bebaskan dari mobil pelansir,” kata Agus Wibowo, Rabu (26/12) kemarin.

Agus berharap, dinas terkait melakukan pengawasan rutin dan mengecek kepada pihak pengelola SPBU, berapa kuota yang dipasok Pertamina, dan berapa kali pemasokan BBM dari Pertamina. Kemudian, data kendaraan yang membeli BBM setiap harinya.

”Sehingga, bisa diketahui kendaraan mana yang mencoba untuk bermain, dalam pembelian BBM ini. Jangan sampai, BBM bersubsidi habis gara-gara ada upaya pelansir ke industri,” saran Agus Wibowo.

”Sewaktu pengawasan dilakukan, tidak ada antrean. Sekarang, pengawasan sedikit kendur, antrean kendaraan panjang lagi,” demikian ditambahkan Agus Wibowo. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here