Agustus, Dua PMA Investasi di Batam

0
802

BATAM – Dua Penanam Modal asing (PMA), masing-masing dari Singapura dan Jepang akan masuk ke Batam, Agustus 2017 nanti. Perusahaan asing ini direncanakan masuk ke Batam melalui izin investasi 3 jam (I23J), dengan nilai investasi total sekitar 8 juta dolar Amerika Serikat atau Rp104 miliar dengan kurs, 1 dolar sama dengan Rp13 ribu.

Kasubdit Pelayanan Penananam Modal PTSP BP Batam, Adi Soegiharto, Jumat (21/7) di Batam, mengungkapkan adanya dua investor yang akan amsuk dalam waktu dekat ini. ”Satu investor dari Jepang dan satu dari Singapura. Total investasi dua investor itu cukup besar dan mereka memanfaatkan jalur I23J,” tegasnya.

Baca Juga :  Dekranasda Patenkan Batik Motif Ikan Marlin

Menurut Adi, investor yang akan masuk Agustus 2017 itu, bergerak dibidang manufactur dan crane. “Mereka sudah komunikasi dengan kita. Prediksi 3 Agustus 2014. Satu crane dan manufactur. Totalnya 8 juta US dolar AS, untuk dua investor itu,” imbuhnya.

Selain itu, diakui Caterpillar juga akan melakukan perluasan usaha di Batam. Perluasan usaha itu membutuhkan perluasan usaha, utuk memindahan pabrik di Dortmund, Jerman. Hal itu setelah BP Batam melakukan komunikasi agar pindah ke Batam. ”Rencana perluasan itu kita dorong. Caterpillar yang ada saat ini untuk komersial. Kita harapkan, mereka memindahkan yang dari Dortmunt ke Batam,” harapnya.

Baca Juga :  Delegasi Rusia Janji Bawa Investor

Sementara yang menutup usaha pada bulan ini tidak ada. Hanya saja pada semester I tahun 2018, ada dua perusahaan yang batal dan tutup atau mencabut izin usahanya. Kedua perusahaan itu bergerak di bidang perdagangan.  ”Yang batal dan cabut itu, bidang perdagangan dengan investasi 1,2 juta dan 1 juta dolar AS. Mereka menyampaikan ke kita, karena harus mengurus NPWP perusahaannya,” bebernya. Penutupan operasional dua perusahaan itu diakui, tidak signifikan dampaknya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here