Agustus, Pembangunan Smelter Dimulai

0
654
BUPATI Lingga H alias Wello saat presentasi investasi smelter oleh PT Shansie Youser Indonesia dan presentasi ini juga dihadiri Ketua dan anggota DPRD Lingga di Batam.F-ISTIMEWA

Bupati Lingga H Alias Wello memastikan investasi pembangunan smelter bauksit di Kabupaten Lingga akan segera dilakukan usai pengesahan revisi perda RT/RW.

LINGGA – Hal ini menjawab pertanyaan masyarakat, terkait janji pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian dan juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Lingga. ”Saya optimis pada bulan Agustus tahun ini, komitmen kita pastikan itu usai pengesahan revisi ranperda RT/RW,” kata Alias Wello, Kamis (15/3).

Proyek pembangunan Smelter Alumina salah satu investor, dari negeri Tiongkok PT Shaanxi Youser Indonesia sempat terkendala dengan aturan RTRW Pemkab Lingga.

Baca Juga :  Wello Akan Tolak Lahan yang Tak Siap Pakai

Sementara itu, Direktur PT Shannxi Youser Indonesia Steven Ugo usai presentasi di hadapan Pemkab Lingga dan DPRD Lingga mengakui, pembangunan smelter Alumina ini sebenarnya sudah di rencanakan setahun yang lalu. Namun proyek besar yang menelan anggaran triliunan rupiah ini hampir batal dilaksanakan karena terbentur oleh peraturan daerah tentang RT/RW wilayah.

”Kalau mulai, kita sebenarnya sudah mau bangun tahun lalu, namun karena terbentur aturan tata ruang, jadi kita menunggu lah. Kemudian bapak bupati kita kasi kabar kalau tahun ini bisa. Makanya kita maju lagi,” kata dia menjelaskan.

Baca Juga :  Kades Limbung Akan Hadapi PT CSA

Ia memaparkannya, untuk pembangunan sebuah smelter lengkap dengan fasilitas pendukung di Indonesia diperlukan waktu sekitar 3 tahun. Sementara itu, di wilayah asalnya hanya diperlukan waktu satu tahun pekerjaan.

”Rencananya nanti sesuai permintaan kita bangun di daerah tidak Tanjung Keruing. Dekat dengan pantai dan memudahkan tranportasi,” tambahnya.

Untuk memuluskan dan juga mendukung langkah investasi pembangunan Smelter Alumina ini, pihak perusahaan PT Shaanxi Youser Indonesia juga akan membangun pembangkit listrik berkekuatan 150 megawatt yang nanti juga bisa dinikmati oleh masyarakat. ”Kita bangun pembangkit listrik nanti 150 Mega, kelebihannya nanti bisa juga dinikmati oleh masyarakat banyak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Akses Jalan Desa Belum Menyeluruh

Sejarah pengelolaan alumina oleh PT Shaanxi Youser Indonesia di negeri asalnya RRC sudah berlangsung lama. Mulanya mereka mengolah Bauksit menjadi Alumina dengan sistem tambang bawah tanah. Setelah sukses di tempat asal mereka mengembangkan investasi di berbagai negara termasuk Indonesia. Semoga rencana ini, akan lancar terealisasi.(TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here