Agustus, Waduk Sei Gong Mulai Digenangi

0
632
SEJUMLAH alat berat diturunkan untuk mempercepat pembangunan Waduk Sei Gong di Galang, Batam.f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menargetkan pembangunan fisik waduk Sei Gong Galang akan rampung akhir Agustus 2018. Saat ini, proses pembangunan sudah sekitar 89 persen. Selanjutnya akan dilakukan penggenangan waduk untuk proses sterilisasi air laut. Diperkirakan, proses pengalihan air laut menjadi air tawar butuh waktu dua sampai tiga tahun.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Lainnya BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto mengatakan, penggenangan waduk harus dilakukan karena Sei Gong dibangun dengan membendung laut. ”Sekarang sudah 89 persen pembangunan berjalan. Setelah itu penggenangan,” jelasnya, kemarin.

Disebutkannya, jika proses penggenangan air berjalan, maka tinggal menunggu proses sterilisasi berjalan. Dimana, air akan masuk ke dam, termasuk air hujan, untuk menghilangkan garam laut di dam. ”Setelah disterilkan selama diflashing dan menjadi air tawar, baru bisa distribusikan ke masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Danrem Mantapkan Peran KBT Melalui Silaturahmi

Disebutkannya, setelah pembangunan selesai Agustus, direncanakan dilakukan peresmian. ”Akhir Agustus sudah bisa diresmikan. Tapi difungsikan tahun 2021 paling cepat untuk menghasilkan air bersih. Kalau sudah beroperasi, bisa menghasilkan air bersih, 600 liter per detik,” beber Eko.

Terkait dengan warga sekitar Sei Gong, diakui sebagian sudah diselesaikan sagu hati, secara langsung oleh BP Batam. Sisanya, sudah diserahkan ke pengadilan negeri (PN) Batam. ”Pengadilan negeri memanggil yang belum menerima sagu hati. Setelah selesai kegiatan dilakukan di lokasi yang ditempati dan belum menerima sagu hati,” bebernya.

Diakuinya, saat ini pengerjaan proyek Sei Gong tetap berjalan di lokasi yang sudah menerima ganti rugi. Dimana, sebanyak 23 orang yang belum menerima dari 40-an warga yang kena dampak pembangunan. ”Sebagian sudah menerima dan lahan yang sebelumnya mereka tempati, sudah dikerjakan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Mantan Kepala BP Nyalon Jadi Cawako Lewat PDIP

Penyelesaian pengerjaan Sei Gong, sebelumnya sudah dicanangkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Maret 2018, Basuki meninjau progres pembangunan Waduk Sei Gong. Dari peninjauan yang dilakukan dan laporan pimpinan proyek, progres pembangunan yang dianggarkan dari APBN itu disebut sudah 77 persen dan Agustus 2018 ditargetkan selesai.

Sesuai dengan kontrak kerja antara Kemen PUPR, pengerjaan yang dilakukan WIKA-Tusenss, ditargetkan 18 Desember 2018 ini. Namun, karena pekerjaannya dinilai lebih cepat, maka perkirakan selesai Agustus nanti.

Pengerjaan proyek ini sendiri dilakukan dengan anggaran Rp238,446 miliar. Anggaran pembangunan menggunakan dana dari APBN tahun 2015 sampai 2018. Dam itu nantinya diperkirakan akan bisa menampung kurang lebih 11,80 juta M3 air dengan potensi penyerapan air baku 400 liter per detik.

Baca Juga :  Gong Xi Fa Cai Tahun Hoki

Diharapkan, keberadaan Bendungan Sei Gong yang berkapasitas 400 liter per detik dapat menutup defisit saat ini. Bendungan senilai Rp238 miliar itu memiliki luas genangan 355 hektare dengan volume tampung 11,80 juta meter kubik. Waduk Sei Gong merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kepri. Ini program Jokowi-JK menyediakan air bersih untuk masyarakat. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here