Ahli Waris Berpolemik karena Asuransi

0
577
MELAUT: Nelayan Anambas saat akan pergi melaut menangkap ikan. F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – Kepala Dinas perikanan, pertanian dan pangan Kabupaten Kepulauan Anambas Catharina sedang mencari formula yang tepat terkait klaim asuransi nelayan.

Hal ini ia sampaikan setelah adanya klaim asuransi yang dikeluarkan untuk keluarga nelayan di Anambas belum lama ini.

Sayangnya, klaim asuransi sebesar Rp 160 juta itu, langsung dicairkan dan menjadi polemik di antara keluarga dan anak-anak korban nelayan itu.

”Ini kami ketahui, setelah melakukan pengecekan di bank. Hal ini yang rasanya perlu menjadi evaluasi. Kami mencari formula yang tepat untuk ini,” ujarnya Selasa (18/4).

Ia menjelaskan, asuransi untuk nelayan merupakan langkah yang dibuat untuk meningkatkan kesejahteraan.

Untuk tahap awal, pembiayaan premi masih ditanggung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian Kelautan Perikanan (KKP).

Premi selanjutnya, dibebankan kepada nelayan yang namanya tertera pada kartu asuransi tersebut.

”Oleh karena itu, kami juga mengimbau kepada nelayan untuk dapat membayar preminya. Besaran preminya mencapai Rp 175 ribu per tahun,” ungkapnya. (cr29)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here