Air Mata Menetes untuk Palestina

0
585
BERZIKIR: Ustaz Arifin Ilham saling bergandengan tangan dengan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun saat berdoa dan berzikir untuk keselamatan warga Palestina saat acara Gema Shalawat dan Pawai Santri Provinsi Kepri 2017 dan tabligh akbar di Gedung Daerah Tanjungpinang, Minggu (17/12). f-suhardi/tanjungpinang pos

Tabligh Akbar Diikuti Ratusan Santri

Ratusan masyarakat muslim meneteskan air mata saat mengikuti tabligh akbar di Gedung Daerah Tanjungpinang, Minggu (17/12). Ustaz Arifin Ilham sebagai penceramah mengajak umat Islam yang hadir untuk sama-sama mendoakan keselamatan warga Palestina yang mendapat perlakukan keras dari tentara Israel.

TANJUNGINANG – Arifin Ilham kepada jamaah yang hadir pagi itu, mengajak umat muslim di mana pun berada, harus bersatu. Doakan untuk keselamatan umat muslim di Palestina.

Usai menyerukan keselamatan untuk umat muslim Palestina, KH. Arifin Ilham membimbing jamaah untuk zikir bersama dan agenda tausiah akbar ini berakhir dengan penampilan Tim Sholawat 757 Kepri.

Sebelumnya Ustaz Arifin Ilham memimpin zikir bersama yang diikuti oleh ratusan undangan yang hadir. Tampak banyak peserta acara Tabliqh Akbar dan Maulid Nabi tersebut.

Dalam ceramahnya, Arifin Ilham mengatakan bahwa karunia Allah yang paling besar saat kita hidup adalah kesempatan untuk bertobat.

Kita tidak berhak memvonis siapapun yang masih hidup, seperti apapun jahatnya, sebanyak apapun dosanya, masih ada peluang hidayah Allah.

Dan sebaliknya, sealim apapun seseorang selama masih hidup dia masih ada peluang menjadi orang kufur terhadap nikmat Allah. ”Kalau setiap umat muslim bertobat dan bersabar, InsyaAllah umat Islam akan menuju kemenangan,” ucapnya.

Umat Muhammad SAW yang hadir menitikan air mata kala mengikuti zikir ini. Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyerukan agar masyarakat untuk terus melakukan kebaikan demi kedamaian di Kepri. Membangun Kepri, tak hanya bicara soal fisik. Tapi, persatuan umat, juga menjadi modal utama keberhasilan pembangunan.

”Maka dari itu, mari bersatu, jauhkan iri hati dan dengki. Apa pun profesi kita, semua punya andil untuk menjadikan Kepri selalu damai, aman dan tenteram,” kata Nurdin saat mengantar acara Tabliqh Akbar dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, kemarin.

Menurut Nurdin, jangan pernah bosan lakukan kebaikan. Karena, kebaikan yang dilakukan di dunia, bisa jadi saksi di akhirat nanti. Ke depan, Pemprov janji akan lebih sering menggelar agenda-agenda tablig akbar seperti ini. Setidaknya, dengan agenda tausiah seperti ini, akan membangkitkan semangat umat muslim untuk terus berbuat kebaikan terhadap sesama.

Nurdin juga mengajak seluruh komponen masyarakat terutama umat muslim untuk untuk mendoakan yang terbaik untuk Provinsi Kepulauan Riau dan para pemimpinnya.

”Doakan untuk Kepri dan para pemimpin kita. Semoga provinsi kita diberikan keberkahan dan kebaikan. Mari kita doakan juga agar para pemimpin bisa amanah mengemban tugas dalam mensejahterakan rakyatnya,” ujar Nurdin.

Mengenakan Syal Bendera Palestina dengan baju koko putih, Nurdin mengungkapkan protes terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel.

Nurdin mendukung sikap Presiden RI Jokowi yang tetap bergegang teguh mendukung kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel. ”Pemerintah Provinsi Kepri mendukung sikap tegas Bapak Presiden RI. Saya mengekspresikan dukungan itu dengan menggunakan syal ini. Semoga keputusan penetapan Yerusalem sebagai ibu kota Negara Israel bisa dipertimbangkan kembali,” harap Nurdin.

Lebih lanjut Gubernur memberikan apresiasinya kepada penceramahan KH. Arifin Ilham yang telah bersedia hadir pada acara yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kepri walaupun sebenarnya memiliki banyak agenda penting lainnya.

”Mewakili pemerintah dan masyarakat Provinsi Kepri kami mengucapkan banyak terimakasih kepada KH. Arifin Ilham yang bersedia hadir di Tanjungpinang untuk menghadiri acara acara Tabliqh Akbar dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Padahal, sedianya beliau harus hadir pada acara Aksi 1712 (Aksi Bela Palestina) di Kawasan Monas, Jakarta. Ini bukti rasa cinta beliau kepada warga Kepri,” ucap Nurdin.

500 Santri Pawai
Kegiatan yang digelar Biro Kesejahteraan Pemprov Kepri dengan tema ‘Gema Shalawat dan Pawai Santri’ tersebut dimulai pukul 07.00 WIB sampai siang.

Sekitar 500 santri menggelar pawai yang start dan finish di Gedung Daerah. Ratusan masyarakat menyaksikan pawai itu. Masyarakat juga punya kesempatan mendengar cemarah Arifin Ilham karena pagar Gedung Daerah dibuka total.

Ketua Panitia Tablig Akbar dan Dzikir bersama dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SWT, Sekda Provinsi Kepri, H TS Arif Fadillah mengatakan bahwa acara tausiah akbar dengan menghadirkan KH. Arifin Ilham ini, diawali dengan pawai santri.

”Hari ini Islam bersatu, bela Palestina, Indonesia bersatu, bela Palestina. Dibuktikan dengan doa bersama di Monas. Begitu juga di Kepri menggelar tablig akbar dan zikir bersama. Tujuannya, mendoakan keselamatan umat muslim di Palestina,” kata Arif.

Hadir pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Arif Fadillah, Wakil Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, Ka. Kanwil Kemenag Provinsi Kepri, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, tokoh agama, tokoh masyarkat dan ratusan warga yang berasal dari berbagi daerah di Kepri.

Para santri ini datang dari berbagai pondok pesantren, MDA dan sekolah-sekolah Islam lainnya yang ada di Kota Tanjungpinang dan Bintan.

Gema Shalawat dan Pawai Santri Provinsi Kepri 2017 ini dibuka langsung oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun dengan mengambil start serta finish di Gedung Daerah.

Saat melepas peserta pawai, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan bahwa para santri merupakan generasi Kepri yang akan meneruskan pembangunan nantinya.

Oleh sebab itu para generasi Kepri harus cerdas dan bermental kuat agar bisa menjawab berbagai tantangan. ”Dengan kegiatan Gema Shalawat dan pawai santri ini, diharapkan momen ini bisa memperkokoh umat dan memperkuat generasi kita. Santri adalah generasi qurani yang kita harapkan bisa tumbuh cerdas dan sehat,” kata Gubernur.

Ribuan masyarakat larut dalam kekhidmatan tausiyah, zikir dan doa yang dipimpin Mubaligh kondang KH. Arifin Ilham dari majelis Az Zikra.

Para jamaah hadir dengan pakaian dominan putih, bersih dan rapi, baik laki-laki maupun perempuan. Serta para jamaah lelaki mengenakan penutup kepala.

Gubernur mengajak seluruh yang hadir untuk bersama-sama mendengarkan dengan seksama tausiyah dari KH. Arifin Ilham serta zikir dan doa untuk Palestina dan Masjidil Aqsa.

”Kenapa kita harus mendoakan saudara kita di Palestina, padahal kita tidak mengenal mereka. Itulah konektivitas hati. Kita harus saling terkoneksi. Dimanapun orang Muslim berada, kita semua bersaudara,” kata Gubernur.

Di samping itu, Gubernur juga berharap dari zikir dan doa ini bisa membawa Kepri lebih baik ke depannya. Masyarakatnya sejahtera, aman, tentram dan selalu dalam ridho Allah SWT.(SUHARDI-MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here