Air Minum Atarin Ditarik dari Pasaran

0
880
PIHAK manajemen PT Tirta Argajaya bersama pihak Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat Kepri Satu memperlihatkan produk yang ditarik dari pasaran.F-ISTIMEWA

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam mengingatkan PT Tirta Argajaya selaku produsen air minum dalam kemasan (AMDK) merek Atarin untuk menindaklanjuti temuan kemasan air yang tidak layak konsumsi.

KARIMUN – Belum lama ini, masyarakat dihebohkan air minum kemasan Atarin terdapat kotoran. Sehingga, PT Tirta Argajaya dinilai tidak memperhatikan kebersihan air untuk konsumen.

BPOM Batam telah memberikan surat peringatan, sebagaimana tertuang dalam surat Nomor B– B–IN.07.06.854.02.18.1161 kepada PT Tirta Argaya. Tujuannya, surat itu untuk melakukan penarikan produk AMDK dan melakukan pemusnahan disaksikan petugas BPOM.

Baca Juga :  Satpolair Pantau Pengunjung Pantai

Melakukan tindak investigasi secara terdokumentasi, terhadap temuan produk dan melaporkannya ke BPOM. Selain itu, pihak produsen harus melakukan kajian dan perbaikan dalam setiap tahapan proses produksi serta menerapkan cara produksi yang baik .

Di tempat terpisah, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Kepri Satu Jantro Butar Butar mengatakan, hasil laboratorium BPOM Batam menunjukkan air merek Atarin masih layak konsumsi karena BPOM hanya berikan peringatan.

”Jika air Atarin tidak layak konsumsi BPOM, akan menginstruksikan untuk menghentikan produksi AMDK atau menutup perusahaan,” sebut Satu Jantro.

Baca Juga :  Warga Diminta Tanam Toga

Kepada pembeli, lanjut Satu Jantro, untuk memperhatikan kemasan AMDK merek Atarin dan seluruh produk jika ada keraguan dapat mengatakan kepada penjual atau pihak supermarket.

Sehingga, jika terdapat produk yang tidak layak bisa digantikan dengan yang baru atau dapat melaporkan kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan. Sebagai wadah yang bergerak di bidang pengawasan hak konsumen, ia berkesempatan meninjau produk Atarin yang sudah ditarik dari pasar di kantor PT Tirta Argajaya Desa Pongkar, Tebing, Minggu (25/3) kemarin.

Baca Juga :  Tanam Karet di Jalan Berlubang

Kepala Produksi PT Tirta Argajaya Janto membenarkan bahwa BPOM Batam mengingatkan perusahaannya. Untuk itu, pihaknya telah dilakukan menarik Atarin kemasan 240 mili dan sebagian telah dimusnahkan dari pasaran. Upaya perbaikan dilakukan pihak perusahaan, diakui aparatur Desa Pongkar, dengan melakukan perbaikan produksi.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here