Ajak Pengunjung Lihat Hutan Bonsai

0
425
PUNCAK: Pengunjung menikmati keindahan alam di puncak Bukit Permata Lingga. f-dok/tanjungpinang pos

pendakian bukit permata ramaikan PPTMA lingga 2017

Berkunjung ke Lingga pada, 17-26 November nanti, bukan sekedar menyaksikan Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA). Namun, banyak panorama wisata yang disuguhkan.

LINGGA – TURIS, wisnus dan masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan mulai dari Festival Lagu dan Tari Melayu, pameran benda cagar budaya yang bernilai sejarah tinggi, permainan tradisional, hingga Festival Gunung Daik FGD). Untuk FGD nanti, salah satu rangkaian kegiatannya adalah Mendaki Bukit Permata. Inilah salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Lingga untuk memanfaatkan PPTMA mempromosikan potensi wisata yang ada di sana.

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lingga, mengambil momen PPTMA untuk membuat kegiatan Festival Gunung Daik, salah satu kegiatannya adalah pendakian Bukit Permata yang memiliki keindahan alam yang masih alami. Kepala bidang (Kabid) Destinasi Wisata, Disparpora Kabupaten Lingga, Zalmidri, mengatakan, Pendakian Bukit Permata di Desa Panggak Darat, Kecamatan Lingga dilakukan berdasarkan analisa tim Disparpora.

Pendapat para wisatawan pecinta alam yang sudah mendaki ke Bukit Permata, mereka sangat puas menikmati pemandangan dari atas bukit tersebut. Karena itulah, para wisatawan cenderung berminat mendaki Bukit Permata.

”Berdasarkan analisa ini, ditetapkan bahwa puncak Bukit Permata menjadi pusat kegiatan Festival Gunung Daik yang dilakukan untuk memeriahkan PPTMA,” kata Zalmidri, Jumat (3/11) kemarin.

Dikatakannya, dari puncak Bukit Permata para peserta bisa melihat keindahan Gunung Daik yang bercabang tiga. Menikmati keindahan hutan bonsai dan bisa melihat keindahan Kota Daik dengan hamparan laut yang membentang.

”Untuk langsung mendaki puncak Gunung Daik panitia belum bisa memastikan. Masih dibutuhkan pembenahan lokasi pendakian, termasuk pemandu pendakian. Kalau Bukit Permata persiapan sudah matang,” terangnya.

Disparpora Lingga berharap keramaian kegiatan Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) bisa menjadi promosi bagi potensi pariwisata di Kabupaten Lingga. Keindahan pantai, air terjun, air panas yang dimiliki Lingga akan dikenal lebih luas. ”Harapannya tentu peningkatan kunjungan wisata di masa akan datang,” imbuhnya.

Berdasarkan pengalaman para pendaki, rasa lelah dan cucuran keringat yang membasahi tubuh mereka langsung sirna seketika setelah sampai di puncak Bukit Permata yang ada di Desa Panggak Darat.

Mata langsung dimanjakan dengan banyaknya keindahahan yang bisa dilihat dari puncak Bukit Pertama. Lembah bebatuan yang terlihat seperti hamparan membentuk rongga-rongga dan membuat banyak pertanyaan seakan ingin menjejalnya.

Bukit Permata di Lingga ini seakan destinasi wisata yang wajib dinikmati para petualang. Ada kepuasan tersendiri yang sulit diucapkan dengan kata-kata setelah sampai di puncak. Di atas puncak dengan kontur batuan itu, tumbuh pohon-pohon kecil. Oleh warga setempat biasa disebut pohon cucur atap. Seperti umumnya pohon bonsai yang telah dibentuk dan dirawat, pohon cucur atap yang menghijau itu memanjakan mata para pendaki.

Bukit Permata berada di gugusan Gunung Sepincan dan merupakan pegunungan tertinggi kedua di Lingga dan Kepri. Puncak Bukit Permata ini berada di ketinggian 1001 Mdpl. Pendakian sekitar tiga hingga empat jam untuk yang sudah biasa. Untuk mereka yang belum pernah mendaki, bisa sampai enam jam atau lebih.

Salah satu pemandangan yang tak bisa dilewatkan adalah pada sisi utara. Di sisi ini, pendaki akan melihat gugusan 300 lebih pulau di wilayah gerografis Kecamatan Senayang. Di atas Bukit Permata itu ada juga sungai yang sumber airnya tak pernah kering meski musim kemarau berkepanjangan. Warga menyebutnya Danau Kembang Menaun.

Banyak fotografer yang suka mendaki ke puncak Bukit Permata untuk mengabadikan keindahan tersebut. Keindahan alam Lingga memang pantas dikunjungi. Karunia Sang Maha Pencipta ini tak bisa dilewatkan begitu saja.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here