Ajang Perkenalan Kuliner Khas Melayu

0
929

Pengunjung Nikmati Masakan Melayu di PPTMA

Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PMPTA) Lingga tahun 2017 jadi ajang promosi untuk perkenalkan kuliner khas Kabupaten Lingga kepada pengunjung dan peserta yang berasal dari luar daerah dan luar negeri.

LINGGA – BERAGAM jenis masakan khas Melayu asal Lingga yang dijual masyarakat dan rumah makan serta restoran benar-benar membuat pengunjung puas menikmatinya.

Sebut saja lakse, lempeng sagu, bubur lambok, tempuran dan gubal adalah jenis kuliner khas Melayu yang terbuat dari bahan dasar sagu yang bisa ditemui di stan bazar PMPTA yang buka mulai sore hingga malam hari.

Menikmati kuliner khas Melayu dengan suasana musik Melayu dari podium utama kegiatan Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa menjadi daya tarik masyarakat Lingga dan peserta dari berbagai daerah dan negara serumpun yang ikut dalam kegiatan ini.

Baca Juga :  Ormas Minta Cabut Izin Tambang

”Suasana seperti ini belum tentu bisa terjadi lagi di sini. Sudah cukup lama kami tidak merasakan suasana seperti ini. Semoga kegiatan ini menjadi even tahunan di Lingga,” kata Raja Arifn, warga warga Lingga, Kamis (24/11) malam.

Dikatakannya, meski Daik Lingga merupakan daerah yang masih terjaga adat dan kebudayaan Melayu, namun sangat sulit mendapatkan kuliner khas Melayu. ”Kalau sedang tidak ada acara seperti ini, sulit untuk mendapatkan makanan khas Melayu,” kata pria yang mengaku penghobi Gubal ini.

Kata dia, masih terbatasnya daya beli masyarakat dan masih minimnya pengunjung di Kabupaten Lingga menjadi alasan bagi pelaku usaha makanan tradisional untuk menjual kuliner khas Lingga setiap hari. Para pengemar makanan harus memesan dulu agar bisa menikmati makanan yang dinginkan.

Baca Juga :  23 Praja IPDN Belajar di Kepri

”Saya harap hal ini bisa menjadi perhatian pihak terkait. Harus dicarikan solusi bagaimana agar kuliner khas Lingga ini tersedia setiap saat hingga wisatawan yang berkunjung tidak sulit mencari makanan yang diinginkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Kuliner Lingga, Hermadi, mengatakan, Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa merupakan kegiatan yang bisa mempromosikan potensi wisata di Lingga hingga tertarik untuk berkunjung.

PPMTA adalah awal yang baik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Lingga. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan secara langsung akan menumbuhkan geliat ekonomi bagi pelaku usaha makanan kuliner di Lingga.

Baca Juga :  Isdianto Tanpa Lawan!

Lingga memiliki berbagai macam makanan khas daerah yang menjadi andalan pendukung sektor pariwisata. ”Dengan berkembangnya sektor kuliner secara langsung akan mengangkat perekonomian masyarakat,” imbuhnya.

Bagi pengunjung yang datang berlibur ke suatu daerah, yang diinginkan bukan sekedar ingin menikmati keindahan tempat. Namun, makanan, minuman serta kuliner khas daerah itu menjadi salah satu yang diburu. Karena itu, masakan khas Melayu Lingga harus mudah didapatkan agar pengunjung puas.(MARTUNAS – TENGKU)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here