Akhir Tahun, Harga Sembako Normal

0
987
LAYANI PEMBELI: Pedagang tengah melayani pembeli di Pasar Puan Maimun.F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

KARIMUN – PIHAK Dinas Koperasi, UKM Perindag dan ESDM Kabupaten Karimun menjamin kestabilan harga sembako dan sayuran sampai akhir tahun. Kenaikan harga diprediksi karena faktor jumlah pasokan dan cuaca.

”Ada beberapa jenis harga barang yang naik, karena faktor pasokan yang terlambat sampai ke pasar dan faktor cuaca dilaut serta pengiriman dari daerah produksi Pulau Sumatera dan Pulau Jawa” kata Kadiskop UKM, Perindag dan ESDM Karimun,” ujar M Yosli, Selasa (21/11).

Yosli menyebutkan, Harga beras di Karimun telah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag), yakni tentang aturan harga beras.

Baca Juga :  Bawa Ganja, Efendi Diamankan Bea Cukai

Harga beras terendah di pasar dan toko tradisional seperti merek red wind Rp 10 ribu per kilogram (Kg) dan gula pasir Rp 12 ribu per kilogram. Selain itu, minyak goreng curah Rp 12 ribu per Kg, tepung terigu Rp 8 ribu per Kg, kacang kedelai Rp 10 ribu per Kg.

Sedangkan kacang tanah Rp 20 ribu per kg, cabai merah Rp 50 ribu dan cabai rawit Rp 30 ribu per Kg. Lainnya, cabai hijau Rp 12 ribu per Kg dan bawang merah Rp 28 ribu per Kg serta bawang Putih Rp 20 ribu per Kg.

Baca Juga :  APBD-P Disahkan Tengah Malam

”Kalau cabe dan bawang merah naik, dikarena faktor pasokan dari Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Ditambah faktor kurang lancar dampak dari cuaca, tetapi pasokan tetap masuk ke Pulau Karimun termasuk ke Pulau Kundur, Moro, Buru,” jelas Yosli.

Sementara itu, pedagang kue mengeluhkan kenaikan harga tepung terigu dan beras pulut. Beberapa pedagang sementara mengecilkan ukuran kue, menunggu ke stabilan harga kembali. ”Kami harus mengecilkan ukuran, dari pada memilih menaikan harga,” kata seorang pedagang.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here