Akhirnya, Taman Revolusi Mental Selesai

0
879
TERSEDIA LAYAR: Taman revolusi mental juga disediakan layar yang dapat digunakan untuk menonton. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Pengerjaan Taman Revolusi Mental di kawasan Terminal Sungai Carang, Bintan Centre telah selesai dilaksanakan CV Nabila Permata.  Kawasan tersebut merupakan ruang publik yang dapat digunakan masyarakat untuk bersantai, berdiskusi dan bahkan menonton film. Meski sudah selesai dibangun, CV Nabila Permata masih memiliki kewajiban enam bulan ke depan untuk memelihara.

Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (6/8) menuturkan, meski sudah selesai namun belum ada serah terima ke Pemko untuk dimanfaatkan. Hal ini dikarenakan masih dalam tahap pemeliharaan selama enam bulan kedepan. Artinya, fasilitas tersebut masih tanggungjawab pihak kontraktor. Mulai dari pembangunan fisik hingga tanaman yang telah ditanam oleh pihak kontraktor tersebut. ”Apakah tanaman itu hidup atau tidak. Kita lihat saja. Karena masih tahap pemeliharaan,” ucap dia.

Baca Juga :  Peserta BPJS Kesehatan Gratis Deteksi Kanker Serviks

Ia sengaja minta kepada pemerintah pusat melalui Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Kepri untuk membangun fasilitas umum (Fasum) di kawasan tersebut. Ini dikarenakan kawasan Tanjungpinang Timur khususnya Bincen sudah padat penduduk, jadi membutuhkan ruang untuk bersantai. Ini juga upaya pemerintah memberikan ruang atau sarana dan prasarana kepada masyarakatnya untuk kreatifitas. Supaya masyarakat Tanjungpinang bisa berkreatif. ”Mudah-mudahan fasilitas itu bermanfaat dan berguna,” ungkapnya.

Pantauan dilokasi, sudah tidak ada satupun pekerja lagi. Fasilitas percontohan ruangan terbuka revolusi mental berada di Terminal Sungai Carang dinyatakan sudah selesai. Di pintu masuk terlihat garis line yang sengaja diikat dari tiang pagar kiri ke kanan. Kemudian, sudah terlihat layar berwarna putih dipasang diarea fasilitas percontohan ruangan terbuka publik-revolusi.

Baca Juga :  Patroli Keliling Amankan Daerah Pesisir

Tersedia beberapa meja dan kursi terbuat dari beton. Ruas jalan juga tersedia dan rapi karena sudah di cat. Pembangunan fasilitas ini menelan biaya Rp 480.018.000. Bersumber dari APBN, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Cipta Karya melalui Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Kepri.

Toni salah satu warga kawasan Bincen meminta agar taman itu segara difungsikan. Sehingga tak susah membawa anak untuk bersantai sekedar mengahbiskan waktu luang di sore hari sepulang dari sekolah. ”Lumayan tempat bersantai sama keluarga nantinya. Bahkan ruang berdiskusi bersama teman-temannya,” tuturnya. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here