Aklamasi, TJA Pimpin PSTS Tanjungpinang

0
491
SAMBUTAN: Tedi Jun Askara (TJA) menyampaikan sambutan saat terpilih sebagai Ketua PSTS Tanjungpinang, di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (18/2) malam. f-ADLY BARA/tanjungpinang pos

Tanjungpinang – TEDDY Jun Askara (TJA) terpilih sebagai Ketua Persatuan Sepakbola Tanjungpinang dan Sekitarnya (PSTS) secara aklamasi, pada saat silaturahmi dan pembentukan PSTS di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (28/20) malam lalu.

TJA memimpin PSTS atas dorongan insan pecinta sepak bola, belasan pengurus klub yang hadir, wasit, serta mantan pemain dan pengurus PSTS Tanjungpinang.

Dalam silaturahmi dan pembentukan PSTS Tanjungpinang itu hadir Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Rida K Liamsi, mantan pemain PSTS era tahun 1960-an Said Mahmud, mantan pemain PSTS, Sekjen Asprov PSSI Kepri Firsandy, mantan Ketua PSSI Kepri Endi Maulidi, Jamhur Ismail, GM Tanjungpinang Pos M Nur Hakim, Wapimred Tanjungpiang Pos Zakmi, pengamat sepak bola Junaidi, Ketua Harian All Star Musril, mantan Sekretaris PSTS Agusnawarman, serta sejumlah pengurus klub dan mania sepak bola asal Bintan Oky Irawan.

Sebelum pemilihan ketua PSTS Tanjungpinang, Ketua Pembina Manajemen Tanjungpinang Pos Rida K Liamsi menyampaikan, olahraga sepak bola sebagai pemersatu bangsa.

Di masa sekarang, PSSI pusat sudah membuat program untuk pengembangan sepak bola di seluruh tanah air. Sebagai pengusaha media, Rida K Liamsi terpanggil untuk membangkitkan sepak bola di Kepri, khususnya PSTS.

Rida K Liamsi mengungkapkan, PSTS Tanjungpinang punya sejarah besar, di masa lampau, semasa Kepri bergabung dengan Provinsi Riau. Dari Kepri jua lah, lahir kiper tangguh seperti Marola dan pemain-pemain terkenal dari Provinsi Riau, pada masa lalu.

”Saya kaget ketika para pengurus PSTK menyatakan, PSTS itu tidak ada lagi. Makanya, mari kita bangkitkan PSTS yang diibaratkan seperti harta karum ini. Karena, dengan sepak bola, kita bisa bersatu,” kata Rida K Liamsi.

”Dengan perubahan statuta PSSI di masa sekarang, makanya kita hadirkan Asprov PSSI Kepri, untuk memberikan tentang industri sepak bola ini. Alhamdulillah, ketentuan PSSI ini juga diketahui semua klub yang hadir. Ini satu kebangkitan sepak bola Tanjungpinang ke depan,” sambungnya.

Dalam silaturahmi yang dihadiri 80-an peserta itu, pengamat sepak bola Kepri Junaidi mengatakan, saat ini klub sepak bola sudah memiliki peluang untuk merambah ke dunia industri.

Transper atau jual-beli pemain merupakan satu peluang bagi pemain muda Tanjungpinang dan sekitarnya, untuk mengembangkan prestasi di masa mendatang. Namun, ada jenjang yang harus dijalani klub itu. Mulai dari liga amatir (liga 3), liga 2 sampai ke level paling atas yaitu liga 1, atau setara dengan ISL.

”Mumpung PSTS masih terdaftar di PSSI, untuk mengikuti liga nusantara, tidak ada salahnya dibangkitkan kembali,” sarannya.

Di sesi lain, Sekjen Asprov PSSI Kepri Firsandy menjelaskan tentang statuta yang berkaitan dengan kompetisi, perwasitan, badan hukum pembentukan klub, persyaratan klub untuk menjadi peserta liga nusantara, sampai dengan ketentuan klub yang bertanding di level liga 1 Indonesia.

Namun, saat ini Asprov PSSI Kepri masih menunggu statuta terbaru, dari hasil Kongres Tahunan PSSI pusat, belum lama ini. Namun demikian, tidak banyak aturan yang berubah pada saat Kongres Tahunan PSSI itu.

”Sebelumnya PSTS tidak ikut liga nusantara, karena tidak ada pengurus. Kalau sekarang sudah dibentuk pengurusnya, PSTS langsung bisa berlaga di liga nusantara Kepri, April 2017 nanti,” jelasnya.

TJA Terpilih
Usai sosialisasi statuta dan keabsahan PSTS serta dialog, seluruh peserta yang hadir sepakat membentuk kepengurusan PSTS Tanjungpinang yang baru. Pada sesi itu, Jamhur Ismail didukung dari seluruh peserta mengusulkan TJA sebagai calon tunggal, sebagai Ketua PSTS Tanjungpinang.

Atas dorongan itu, TJA terpanggil dan siap menjadi Ketua PSTS Tanjungpinang. Untuk membentuk kepengurusan, peserta musyawarah membentuk 7 orang tim formatur.

”Saya terpanggil untuk menghidupkan kembali PSTS Tanjungpinang ini. Tapi, saya perlu dukungan dari semua elemen sepak bola di Tanjungpinang ini,” kata Teddy Jun Askara.

”Langkah awal ini, kita rampungkan dulu pengurus PSTS. Kemudian kita susun bersama, program apa yang dijalankan ke depannya. Baik itu program jangka pendek maupun jangka panjangnya,” tambah TJA.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyambut positif dengan musyawarah pembentukan pengurus PSTS Tanjungpinang. Lis Darmansyah turut mendukung atas terpilihnya TJA sebagai Ketua PSTS. Wako Tanjungpinang berharap, PSTS bisa memotivasi bangkitkanya prestasi sepak bola di Tanjungpinang dan Kepri pada umumnya.

”Kita dari Pemko ada menyediakan kegiatan turnamen sepak bola, seperti Wali Kota Cup. Nah, ini bisa menjadi ajang kompetisi yang mengarah kepada sepak bola profesional. Kenapa tidak, ini dijalankan oleh PSTS ke depan,” kata Lis Darmansyah saat berbincang dengan Rida K Liamsi, Firsandy, Junaidi dan sejumlah pecinta sepak bola Tanjungpinang.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here