Akreditasi Belum Cukup, Tetap Gunakan Kurikulum Lama

0
481
BELAJAR: Siswa SMPN sedang melaksanakan proses belajar F-DOKUMEN/TANJUNGPINANG POS

Anambas – SEKOlAH yang berada di Kabupaten Kepulauan Anambas belum seluruhnya menggunakan kurikulum 2013. Saat ini sebagian sekolah masih menggunakan kurikulum 2006. Untuk tingkat sekolah dasar (SD) masih ada 14 sekolah lagi dari 26 sekolah yang belum menggunakan kurikulum 2013.

Sementaraitu untuk tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dari 68 sekolah yang ada, masih ada 31 sekolah yang masih menggunakan kurikulum 13.

”Kalau untuk tingkat SMA, sekarang sistem administrasinya sudah diambil alih oleh provinsi, jadi daerah tidak bisa campur tangan lagi,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas Asiah, Kamis (26/1).

Beberapa sekolah yang hingga saat ini masih belum bisa menggunakan kurikulum 2013, karena sekolah yang bersangkutan belum memenuhi persyaratan yang diperlukan. Kata Asiah, sekolah yang wajib untuk menggunakan kurikulum 2013 itu sekolah yang saat ini statusnya sudah akreditasi B.

”Hal itu merupakan syarat minimal, kalau belum mencapai status itu maka masih menggunakan kurikulum 2006,” ungkapnya lagi.

Dirinya mengatakan, untuk mendapatkan akreditasi B itu ada kriteria sendiri yang dinilai oleh tim independent. Jika di Kepri ini timnya biasanya dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP).

Setiap tahun ada penilaian dari LPMP, jika tim penilai menyatakan satu sekolah sudah berubah status akreditasi B, maka sekolah tersebut harus menggunakan kurikulum 2013.

”Biasanya penilaiannya pada akhir tahun, setelah sekolah mendapatkan akreditasi b maka tahun ajaran baru berikutnya sudah wajib menggunakan kurikulum 2013,” ungkapnya.

Indikator penilaian akreditasi itu sendiri ada bermacam-macam mulai dari kualitas dan kuantitas guru berikut Tata Usaha (TU), sarana dan prasarana sekolah, administrasi kepala sekolah, administrasi guru dan sebagainya. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here