Aktivis Sebut Bangunan Pasar Buah Dipaksakan

0
519
DIBANGUN: Pekerja bangunan mulai merobohkan bangunan lama sebelum membangunan fisik pasar buah yang baru, Kamis (20/7). F-TENGKU/TANJUNGPINANG POS

LINGGA – AKTIVIS masyarakat Singkep Jhon Kosmos menilai pembangunan Pasar Buah Dabo Singkep terkesan dipaksakan. Menurutnya, fakta dilapangan ada empat kios di deretan bangunan pasar tersebut yang kepemikikan tanahnya dikuasai masyarakat. Sehingga, pembangunan pasar dilakukan dengan melompati kios milik masyarakat tersebut. ”Selain itu, pembangunan pasar buah belum prioritas. Lihat saja, dua pasar yang baru dibangun Pemprov Kepri masih sepi. Kok malam mau bangun pasar lagi,” kata Jhon Kosmos, Kamis (20/7).

Ia menambahkan, informasi yang diperolehnya untuk pembangunan pasar buah itu menelan biaya lebih dari Rp 1 miliar. Ia berharap, anggaran sebesar itu lebih baik dipergunakan untuk membangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang masih sangat minim. ”Memang menggunakan anggaran pusat. Namun, pada saat pengusulan ke pemerintah pusat tidak ada koordinasi dengan OPD terkait,” ucapnya.

Linda, seorang pedagang di pasar sayur Dabo pesimis jika pasar buah itu bisa meningkatkan aktivitas jual beli di Pasar Dabo Singkep. Sebab, daya beli masyarakat sat ini menurun. ”Para pedagang saat ini masih mengeluhkan minimnya pembeli. Pasar yang baru dibangun aja masih banyak kosong, apalag bangun pasar baru,” ucapnya.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here