Aktivitas Fisherism Tanjung Riau Mulai Ramai

0
456
Tanjung Riau Fisherism sebagai tempat wisata edukasi mulai ramai dikunjungi. F-ISTIMEWA/humas bp batam

BATAM – Fisherism Tanjung Riau sebagai objek wisata edukasi baru di Batam, belum resmi dibuka. Demikian, lokasi itu mulai ramai dikunjungi ibu-ibu dan anak sekolah. Kondisi itu mendorong pengelola dari pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam, mulai menjalankan agenda. Salah satunya, stand UMKM yang dibuka selama dua hari, 22 dan 23 Januari 2018.

Menurut Kasubdit. Pemanfaatan Sarana BP Batam, Irfan Widyasa, Rabu (24/1), sehari sebelumnya mereka menggelar kegiatan itu, dengan menggandeng pelaku UMKM di Batam. Ke depan, pelaku UMKM Batam diberi kesempatan untuk berkembang atau mengembangkan di sana.

”Kemarin kita buka, bersamaan dengan kunjungan anak-anak sekolah dan Ibu-ibu PKK. Kita buka biar mereka bisa melihat potensi usaha disana juga,” jelasnya.

Produk UMKM yang berpartisipasi, diantaranya memasarkan produk tas wanita dari bahan pandan. Kemudian cake dari tape yang masih langka di Batam, ada juga yang mengkreasikan aneka cemilan dari oat / gandum. Ada juga UMKM produk bunga hias dari kain katun. Bahannya tidak mahal, membuatnya tidak rumit, hasilnya Wah. Cocok sekali untuk dekorasi rumah, kantor, café, untuk property selfie-selfie sangat instagramable.

”Mereka juga menyediakan berbagai menu sarapan box yang enak rasanya, tampilannya menarik, kemasannya juga unik. Misalnya kemasan ala bento ternama dan ada juga kemasan full dari daun dipincuk. Namanya kemasan naik daun,” ungkapnya.

Di fisherism makanan tersebut tersedia dalam berbagai sajian. Ada rendang basah, rendang kering, rendang suir dan rendang sayur. Tinggal bawa nasi putih dari rumah, praktis. ”Ada cake juga. Tapi cake brownies Ibu-ibu UMKM bukan cake sembarangan dan rasanya sangat enak,” promosinya.

Kata Deputi 4 BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto mengatakan, partisipasi UMKM bukan hanya untuk aspek sosial. BP Batam memandang UMKM sebagai salah satu kunci keberhasilan pengembangan pariwisata. ”Akan lebih kokoh pondasinya. Kalo banyak yang berpartisipasi, keroyokan, yakin tujuan-tujuan besar akan lebih cepat tergapai, pungkas Eko,” harapnya.

Menurut Direktur Humas BP Batam, Purnomo Andi Antono, objek wisata seluas 3,4 Ha ini mulai viral di kalangan anak-anak sekolah di Batam. ”Kemarin kita menerima kunjungan dari TK Islam Al Madinah Bengkong yang dikoordinir oleh Mc Donald Batam sebanyak 41 orang dan hari ini dari TK Al Huda sebanyak 68 orang,” ungkapnya.(mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here