Alamak.. Sampah Pasar Berserak dan Bau

0
513
SAMPAH BERSERAK: Banyak sampah berserah di pasar Kota Lama, Tanjungpinang mengeluarkan bau tak sedap. f-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Di saat musim hujan, di kawasan Pasar Lorong Gambir sudah menjadi langganan becek. Selain itu juga ada aroma bau tak sedap dari sampah yang berserak. Pantauan Tanjungpinang Pos, Rabu (3/5) banyak sampah berserak dipinggir Jalan menuju Pelantar KUD Kota Lama tersebut. Warga berharap ada petugas sampah yang mengambil sampah serta melakukan perbaikan sarana di Pasar tradisional itu.

Kondisi pasar makin hari makin parah. Kotor dan berair ini akan menjadi citra negatif dari pasar yang terletak di jantung ibukota Tanjungpinang. Sejumlah pembeli terpaksa harus berkotor-kotoran saat berkunjung membeli kebutuhan sehari-hari. Maryani (32), ibu rumah tangga ini mengaku mau tidak mau harus ke pasar setiap hari untuk membeli kebutuhan seperti sayur dan ikan segar.

”Sebenarnya tak tahan dengan bau tak sedap dan suasana becek. Hanya saja demi membeli kebutuhan dapur maka harus datang kesini,” tuturnya.

Ia berharap ada perbaikan infrastuktur, mengingat jalan-jalannya sudah kotor dan berair. Menurutnya, sudah seharusnya pemerintah melakukan pembenahan terhadap agar membuat para pembeli nyaman dan pelletakan fasilitas seperti tongsampah ini juga perlu dibenahi.

Hal senada juga diungkapkan, Zili (46) menyebutkan, kondisimpasar seperti ini sudah sejak lama hingga kini tidak pernah berubah. Kondisinya, kotor dan berair, apalagi asaat musim hujan dan air laut pasang.

”Tak heran kalau hujan turun pasti banjir apalagi disaat air laut pasang maka banjir lebih besar,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah melalui Dinas Pasar agar dapat merevitalisasi kembali jalan-jalan dan lorong pasar, sehingga pedagang senang, dan pembeli tidak takut kotor pakaian dan kakinya.

”Andai pasar nya bersih dan tidak ber-air akan banyak pengunjung membeli di pasar ini,” ujarnya. (cr27)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here