Alamak, Trotoar Dijadikan Tempat Promosi

0
902
Spanduk promosi membentang di trotoar hingga mengganggu pejalan kaku. Foto diambil Senin (19/3).F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Trotoar salah satu fasilitas yang dibuat oleh pemerintah untuk pejalan kaki. Namun, fasilitas umum ini tidak difungsikan semestinya. Malah disalahgunakan oleh orang yang tak bertanggungjawab.

Pantauan Tanjunginang Pos, Senin (19/3), masih ditemukan trotoar dijadikan tempat untuk ajang promosi suatu produk. Terlihat spanduk yang berdiri tegap menggunakan tiang kayu di trotoar berada di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Engku Putri. Bahkan juga trotoar dijadikan tempat parkir kendaraan roda dua maupun roda empat.

Masyarakat khususnya pejalan kaki merasa terganggu keberadaan spanduk promosi yang ditancapkan di trotoar tersebut. ”Pasti terganggulah. Trotoar inikan hak pejalan kaki. Bukan digunakan untuk pemasangan spanduk seperti ini,” kata Sulistiyo salah satu warga yang mengaku tinggal di Jalan Pramuka.

Baca Juga :  RBB Tampilkan Tortor Batak di TCC

Kata dia, meskipun yang memasang spanduk tersebut sudah bayar pajak, semestinya pemerintah daerah harus mengawasi, jangan biarkan pemasangan ditempat terlarang seperti trotoar. Sambung dia, pemerintah tidak boleh cuek karena keberadaanya sangat menganggu keindahan kota. Juga, pemerintah harus tahu di mana saja titik yang dijadikan tempat pemasangan spanduk dilakukan oleh pelaku bisnis tersebut yang benar.

Supaya jangan sampai ada salah meletakkan pemasangan spanduk promosi yang dilakukan pelaku bisnis tersebut. Seperti terlihat spanduk yang berdiri tegap di trotoar. ”Kalau sudah seperti ini, siapa yang mau kita salahkan,” malah bertanyak kepada wartawan. Mau disalahkan pelaku bisnis, menurutnya, tidak bisa. Pertama, kemungkinan pelaku bisnis tersebut tidak tahu dimana saja daerah terlarang untuk melakukan pemasangan spanduk tersebut.

Baca Juga :  Tahun Ini, Pembangunan Quran Center Bukit Manuk Dilanjutkan

Kedua, pelaku bisnis itu sudah membayar pajak. ”Kita mau salahkan pemerintah, bisa jadi. Mungkin petugas tersebut lupa untuk memberitahukan kepada pelaku bisnis tersebut untuk tidak pasang di trotoar. Karena daerah terlarang,” ucap dia.

Jadi, ia minta kepada pemerintah untuk segera menertibkan spanduk promosi yang terpasang di trotoar. Kalau juga tidak ditertibkan, yang dikhawatirkan, bakal ada pelaku bisnis maupun lainnya akan memanfaatkan trotoar dijadikan tempat pemasangan spanduk. ”Kalau ini terjadi, sudah salah fungsinya,” tegasnya.

Hingga berita ini terbit, Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) Kota Tanjungpinang, Hamalis belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi oleh awak media ini. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here