Alat Peraga Kampanye Pilwako Belum Terpasang

0
444
Calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Maya Suryanti menemui masyarakat. F-ist/TANJUNGPINANG POS

Meski masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) sudah resmi dimulai pada 15 Februari lalu, namun di Tanjungpinang belum ada alat peraga kampanye (APK) yang terpasang.

TANJUNGPINANG – Baik APK pasangan calon Wali Kota Tanjungpinang nomor urut 1 H Syahrul-Rahma dan calon Wali Kota Tanjungpinang nomor urut 2 H Lis Darmansyah-Maya Suryanti.

Dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pilkada 2018, hanya KPU lah yang berhak menerbitkan APK, bukan dari calon kepala daerah.

Apa sih penyebab keterlambatan ini?

Menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang baru akan mencetak alat peraga kampanye (APK) calon tersebut. Mulai dari APK jenis baliho, spanduk, umbul-umbul hingga bahan kampanye seperti pamplet, brosur, dan pemplet.

”Selesai cetak langsung kita pasang. Mudah-mudahan pertengahan Maret ini kita sudah mulai pasang APK tersebut,” kata Divisi Logistik KPU Kota Tanjungpinang, Muhammad Yusuf Mahidin kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (7/3).

Yusuf mengatakan, pihaknya agak sedikit terlambat cetak APK untuk dua paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang. Pasalnya, ada kendala terkait desain untuk di APK tersebut.

Setelah ada kesepakatan bersama penyelenggara pemilihan walikota (Pilwako) Tanjungpinang tahun 2018 dengan tim paslon nomor urut 1 (Syahrul dan Rahma) dan paslon nomor urut 2 (Lis Darmansyah dan Maya Suryanti), baru KPU mencetak APK sesuai desain tersebut.

”Alhamdulillah sudah sepakat. Makanya kita langsung cetak,” tegas Yusuf. Kata dia, sesuai aturan KPU hanya mencetak 10 baliho untuk dua paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang. Setiap baliho yang dicetak memiliki ukuran 6×4 meter.

Kemudian, KPU juga memberikan kesempatan tim pemenangan untuk menambah baliho sebanyak 8 per paslon. Jadi, kalau ditotalkan, masing-masing paslon akan memiliki 13 baliho yang akan dipasang di Ibukota Provinsi Kepri, yaitu Tanjungpinang.

Selanjutnya, KPU juga cetak spanduk berukuran 1,5×7 meter sebanyak 72. Jadi, masing-masing paslon dapat spanduk sebanyak 36, yang akan dipasang di 18 kelurahan dan 4 kecamatan se-Kota Tanjungpinang. Setiap kelurahan dan kecamatan hanya diperbolehkan pasang spanduk sebanyak 2. ”Kalau umbul-umbul kita cetak hanya 40 untuk dua paslon,” ujarnya.

Selain itu, dua paslon akan mendapat bahan kampanye seperti pamplet, brosur, poster dan pemplet. Masing-masing dari jenis bahan kampanye tersebut, KPU hanya cetak 112.500 untuk dua paslon. Jadi, setiap paslon akan dapat 56.250 per jenis bahan kampanye. ”Nanti, kita serahkan ke dua paslon itu,” sebut dia.(ANDRI-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here