Alfin dan Dharma Memilih Fokus ke DPD

0
155
Alfin M Nur

Ketua PKS dan PAN Akan Mundur

Dua ketua umum pengurus partai politik di Tanjungpinang bakal mengundurkan diri dari jabatannya. Dharma Setiawan Ketua DPD PAN Tanjungpinang dan Alfin, Ketua DPD PKS Kota Tanjungpinang memilih fokus berjuang menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada pemilu 2019.

TANJUNGPINANG – Dharma Setiawan mengatakan, ia akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua PAN setelah ada aturan yang menyatakan bahwa pengurus parpol dilarang maju sebagai calon anggota DPD RI. Boleh maju, tapi harus mengundurkan diri dari pengurus partai.

”Kita tunggu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang mengatur hal tersebut. Kalau ada, saya sudah siap untuk mengundurkan diri,” kata Dharma Setiawan kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (9/8).

Menurut Dharma, ia siap menerima risiko melepaskan jabatan dari Ketua DPD PAN Kota Tanjungpinang. Mencalonkan diri menjadi DPD RI merupakan niat dirinya dan dorongan dari kerabat.

”Dari silaturahmi saya selama kurang lebih satu tahun setengah, kawan maupun saudara mendukung maju melalui jalur DPD RI,” terang dia.

Dharma menyerahkan sepenuhnya mekanisme partai memilih siapa yang akan mengganti dirinya sebagai ketua. “Tidak ada pemilihan ulang. Intinya, saya akan mengikuti mekanisme di partai,” sebut dia.

Sedangkan menurut Alfin, Ketua DPD PKS Kota Tanjungpinang, ia sudah menyiapkan berkas, apabila ada PKPU yang meminta pengurus parpol untuk mengundurkan diri karena maju sebagai calon anggota DPD RI. ”Saya sudah siapkan semua kalau ada PKPU yang mengatur saya mengundurkan diri,” kata Alfin.

Di internal PKS, apabila dirinya mundur, maka akan ada Plt Ketua DPD PKS Kota Tanjungpinang. Namun, belum tahu siapa yang bakal menjabat Plt ketua tersebut.

“Semua ini tergantung dari DPD PKS Provinsi Kepri. Karena semua wewenang ada di DPD PKS Provinsi Kepri. Kita nanti akan jalani mekanisme di partai,” sebut dia.

Menurut pengurus DPW PKS Provinsi Kepri Iskadarsyah, Plt Ketua PKS Tanjungpinang nantinya harus disetujui oleh DPP PKS. “Kita akan ikuti aturan yang sudah diputuskan oleh MK. Nanti PKS Tanjungpinang akan dijalani dulu secara kolektif oleh ketua, sekretaris, bendahara dan ketua majelis pertimbangan daerah. “Sekretaris DPW yang akan menjalani manajemennya,” kata Iskandarsyah.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here