Alokasi Dana Harus Proporsional

0
378
BUPATI Bintan H Apri Sujadi mendiskusikan beberapa program prioritas penunjang kesejahteraan masyarakat Bintan kepada anggota DPRD Kepri dapil Bintan-Lingga, pada saat Musrenbang Kabupaten Bintan, pekan lalu. F-yendi/TANJUNGPINANG POS

Bupati Tak Bosan Cari Anggaran ke Pemprov

BINTAN – BUPATI Bintan H Apri Sujadi tak bosan mencari anggaran, sebagai pendorong pembangunan Kabupaten Bintan, di tahun 2019 mendatang. Karena, dana APBD Bintan minim. Bupati pun menegaskan, agar Pemprov Kepri proporsional dalam mengalokasikan dana ke kabupaten/kota.

Dari hasil Musrenbang 2018 Kabupaten Bintan, H Apri Sujadi menyampaikan, biaya yang diperlukan untuk pembangunan di tahun 2019 sampai tahun anggaran 2021, sangat besar. Selain fokus di bidang kesehatan dan bidang pendidikan, Pemkab Bintan memprioritaskan pembangunan infrastruktur penunjangan pariwisata serta infrastruktur pedesaan.

Pada saat Musrenbang Kabupaten Bintan, lanjutnya, pemerintah kecamatan, kelurahan serta kepala desa untuk mendata jalan-jalan kampung, desa hingga ke daerah pelosok dan pulau, serta drainase di kelurahan.

H Apri Sujadi juga memprioritaskan infrastruktur pendorong pengembangan pariwisata daerah. Seperti pembangunan dan infrastruktur di Kota Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, di anggaran 2019. Di Tanjunguban bakal dibangun menara pandang, sebagai penunjang pariwisata. Pembangunan menara pantau itu sedang dirancang. Pembangunan menara pandang ini berlokasi di Mesjid Baitul Makmur, Tanjunguban. Kemudian, di lokasi ini dibangun fasilitas pujasera serta taman.

”Tahun anggaran 2019, Bintan perlu alokasi dana yang besar. Kami mengandalkan alokasi dari APBD Pemprov Kepri, selain dari APBD Bintan sendiri. Makanya, kami tak bosan menjolok anggaran ke provinsi,” kata H Apri Sujadi, saat memberikan keterangan kepada Tanjungpinang Pos, Senin (26/3) kemarin.

Hanya saja, H Apri Sujadi merasa khawatir dengan rencana pagu anggaran 2019 yang dibuat Pemprov Kepri nanti. Karena, Kabupaten Bintan sejak beberapa tahun terakhir, porsi anggaran dari Pemprov Kepri, selalu turun.

”Pada era almarhum Pak Sani sebagai gubernur, Bintan bisa menerima alokasi dari APBD Kepri itu di atas Rp 50 miliar. Tapi, tahun 2017 lalu hanya diberi Rp 16 miliar. Tahun 2018 ini, tersisa Rp 8 miliar. Nah, tahun 2019 nanti, kabarnya cuma dipagu Rp 6,950 miliar,” keluhnya.

”Harusnya, pagu anggaran 2019 nanti dialokasikan secara proporsional untuk kabupaten/kota itu. Dewan Kepri asal dapil Bintan-Lingga, semestinya memperhatikan Bintan juga,” sambung H Apri Sujadi.

Kepala BP3D Bintan Wan Rudi Iskandar mengatakan, Pemkab Bintan akan hadir dalam kegiatan Musrenbang Provinsi Kepri. Awalnya, Musrenbang akan digelar, Selasa (27/3) ini. Karena pelantikan Wagub, diundur sampai, Rabu (28/3) besok.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Komunitas Diskusi Nusantara (KDN) Billy Jenawi mengungkapkan, dari informasi di kalangan pemerintahan Provinsi Kepri, pada tahun 2019 mendatang, Pemprov Kepri mengucurkan dana sekitar Rp 360 miliar untuk alokasi kabupaten/kota dan pemerintah provinsi sendiri.

Dari pagu anggaran 2019 itu, Natuna menerima Rp 6,450 miliar, Bintan Rp 6,950 miliar, Anambas Rp 9,300 miliar, Lingga Rp 16,517 miliar, Batam Rp 28,500 miliar, Karimun Rp 44,300 miliar, Tanjungpinang Rp 223,900 miliar dan Pemprov Kepri Rp 24,683 miliar. ”Nilai alokasi pagu anggaran ini, baru estimasinya. Bisa saja berubah saat pembahasan di Musrenbang nanti,” kata Billy.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here