Alumni Jangan Berhenti Belajar

0
256
KETUA STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang Drs Amir Husein, Wakil Ketua I dan II foto bersama dengan mahasiswa dan mahasiswi saat Sidang Munaqasah belum lama ini. F-istimewa

Hari Ini, 112 Mahasiswa STAI-MU Tanjungpinang Diwisuda

Meski sudah selesai kuliah dan mengabdi di tengah-tengah masyarakat, namun alumni perguruan tinggi tidak boleh berhenti belajar. Harus terus menambah ilmu dan wajib mengikuti perkembangan global agar tidak ketinggalan.

TANJUNGPINANG – PESAN ini disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI-MU) Tanjungpinang Drs Amir Husin, MM kepada 112 mahasiswanya yang akan diwisuda, hari ini, Sabtu (20/10).

Selain itu, ia berpesan agar setiap lulusan STAI Miftahul Ulum yang lulus terus menambah ilmu pengetahuan, jangan berhenti menambah ilmu dan teruslah mengikuti perkembangan global.

”Jadilah alumni yang berakhlak mulia, serta mampu menjadi pelopor kemajuan di tengah-tengah masyarakat dan membangun bangsa serta negara,” pesannya.

Amir Husin menambahkan, Alhamdulillah alumni STAI Miftahul Ulum selalu mendominasi di setiap penerimaan lapangan pekerjaan di lingkup ASN.

Ia juga menambahkan, tahun ajaran 2018/2019 Kampus STAI Miftahul Ulum akan mendapatkan program beasiswa Bidik Misi dari pemerintah.

Amir Husin mengharapkan, mahasiswa-mahasiswi yang lulus akan kembali ke masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa-mahasiswi STAI Miftahul Ulum yang menjadi status alumni dapat mengembangkan dan mengaplikasikan ilmunya ke masyarakat.

”Saya tekannkan, agar alumni selalu menjaga nama baik Kampus STAI Miftahul Ulum. Karena, baik tidaknya lulusan STAI Miftahul Ulum tergantung dari alumninya,” tegas Amir Husin seraya mengucapkan selamat kepada 112 mahasiswanya yang diwisuda hari ini.

Ketua pelaksana Drs Nazaruddin MH menambahkan, hari ini, Kampus STAI-MU Tanjungpinang menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana ke-19 dan Dies Natalies ke-29.

Acara akan berlangsung di Ballroom Hotel Comforta Km 10 Tanjungpinang. Wisuda angkatan ke-19 ini akan diisi dengan orasi ilmiah yang bertemakan ‘Perguruan Tinggi Islam dan Tantangan Pasar kerja Global’ yang disampaikan oleh DR H Muhammad Sayifuddin M Ag yang merupakan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Syarif Kasim Riau. Dijelaskannya, dari jumlah 112 itu terdiri dari mahasiswa-mahasiswi Prodi Pendidikan Agama Islam sebanyak 62 orang.

”Selain itu Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI) 27 orang, Ekonomi Syariah Islam (ESY) 18 orang serta wisuda Perdana untuk Prodi Pendidikan Guru MI (PGMI) sebanyak 5 orang,” terang Nazaruddin kepada Tanjungpinang Pos, kemarin.

Nantinya, mahasiswa-mahasiswi yang telah diwisuda resmi menyandang gelar sesuai dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) 38 Tahun 2017 tentang Perubahan Gelar Sarjana. Untuk Prodi Pendidikan Agama Islam, Prodi Tadris Bahasa Inggris dan prodi Pendidikan Guru PGMI dengan Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) dan Gelar Untuk prodi Ekonomi Syariah Sarjana Ekonomi (SE).

Nazarudin menambahkan, Wisuda Sarjana ke-19 tahun ini IPK tertinggi yaitu 3,91 dari dari Prodi Ekonomi Syariah dengan pridekat cumlaude.

Namun, ia tak menyebutkan siapa nama mahasiswa-mahasiswi peraih predikat istimewa tersebut.

Ia berharap, mahasiswa-mahasiswi yang diwisuda dan akan kembali ke masyarakat bisa menjadi harapan di tengah-tengah masyarakat.

”Dalam artian, mahasiswa ibarat tunas dan menjadi harapan di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, dapat membangun perjuangan dan peradaban sebagai agen perubahan. Sebuah keniscayaan. Mahasiswa sebagai insan yang menjadi tumpuan harapan bangsa, ide-ide brilian mengalir serta mencetuskan sebuah gagasan inovatif melintas batas kreativitas tak lekang oleh waktu,” jelas Nazarudin.

Sampai dengan wisuda ke-19 ini, Kampus STAI-MU Tanjungpinang telah meluluskan alumni sebanyak 3.635 orang. (ADLY BARA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here