Alumni SMAN 2 Tanjungpinang Gelar Reuni Perak

0
308
Reuni SMAN2 angkatan 1992.

TANJUNGPINANG – Sekitar 80 orang alumni SMAN 2 Tanjungpinang angkatan 1993 berkumpul lagi di Ibukota Provinsi Kepri untuk menggelar Reuni Perak, pada Sabtu (1/9).
Reuni yang berlangsung di Hotel CK, Batu 8 Atas Tanjungpinang itu dihadiri oleh alumni SMAN 2 yang mayoritas kini tinggal di luar daerah.

Untuk menyemarakkan, acara panitia acara menghadirkan personel band Tiket, Opet Alatas yang juga alumni SMAN 2 angkatan 1993. Meski sudah seperempat abad tak bertemu, namun para alumni terlihat akrab dan berbagai acara yang digelar berlangsung semarak.

Ketua panitia Reuni Perak SMAN 2 Tanjungpinang Urif Widodo, mengaku sangat bangga karena bisa melepas rindu dengan rekan-rekannya semasa SMA dan momen kumpul bersama seperti itu akan sangat sulit dilakukan karena masing-masing tinggal di daerah berbeda-beda, serta sudah memiliki kesibukan tersendiri.

“Angkatan kita ini banyak yang tinggal di Yogjakarta, Pekanbaru, Jakarta dan Natuna serta Batam. Ada juga di provinsi lain. Reuni yang tujuannya untuk bersilaturahmi ini, tentu kita harapkan selain untuk mengetahui kabar sesama alumni juga bisa saling membantu sesama alumni bak dari sisi berbisnis maupun dalam melakukan rutinitas pekerjaan. Bahkan, diharapkan bisa memunculkan ide-ide peluang usaha baru dengan membangun mitra,” sebut Yanti selaku humas kepanitiaan Reuni dalam rilisnya, kemarin.

Selain dihadiri para Alumni, beberapa guru SMAN 2 juga tampak hadir dalam acara nostalgia 25 tahun itu. Acara berlangsung meriah, selain bisa bercengkram dengan rekan-rekan satu angkatan yang sudah lama tak bertemu juga karena ada banyak game hiburan.

“Lalu acara puncaknya ada foto golden memori,” sebutnya dalam rilis itu.
Tujuan lainnya digelar reuni ini, tulisnya, selain bisa bersilaturahmi, juga untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan dunia pariwisata.

“Kawan-kawan yang sudah lama tak ke Tanjungpinang, kita ajak jalan-jalan ke objek-objek wisata yang ada di Tanjungpinang dan foto foto bersama. Tentunya, foto foto mereka itu mereka naikkan ke dinding jejaringan sosial mereka hingga promosi objek wisata di Tanjungpinang bisa ikut dipromosikan secara gratis,” tulisnya. (jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here