Alur Laut Rawan Harus Dipasangi Tanda

0
519
DIREKTUR Armada M Tukul saat meminta ke Dishub untuk memasang tanda pada alur laut yang rawan bagi kapal.F-ISTIMEWA

NATUNA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melalui Direktur Armada Muhammad Tukul Harsono, meminta kepada pemerintah agar memasang rambu laut di setiap titik bahaya yang ada di perairan Natuna.

Permintaan ini disampaikan, setelah terjadi pristiwa kandasnya KM Bukit Raya milik PT Pelni di Karang Neneh, perairan Bunguran Barat, Natuna beberapa waktu lalu.

Menurutnya, di perairan Natuna terdapat sejumlah titik rawan yang tidak memiliki tanda atau rambu-rambu laut. Sehingga, tingkat kerawanan pelayaran menjadi semakin rentan.

”Kapal Bukit Raya itu kandas karena Human Error, tapi di sekitar kejadian itu juga tidak ada rambu laut sehingga disana menjadi lebih rawan,” kata Harsono, kepada sejumlah wartawan, di Rumah Makan Gerai, Ranai, kemarin.

Baca Juga :  Kabut, Aktivitas Penerbangan Tetap Lancar

Kerawanan pelayaran itu, berupa alur dangkal yang terdapat karang dan gundukan batu besar yang berpotensi menjadikan kapal kandas jika tidak diberikan tanda. ”Maka kita minta kepada pemerintah agar dapat memasang rambu pada titik-titik rawan itu, sehingga keselamatan pelayaran jadi semakin terjamin. Saya rasa pemerintah sudah memiliki data-data lokasi dan jenis kerawanan itu,” ujarnya.

Kadishub Kabupaten Natuna Iskandar Dj mengaku, rencana pemasangan rambu laut itu sudah ada di tataran Pemerintah Kabupaten Natuna. ”Ya kita nanti akan cek, dan Insya Allah akan kita anggarkan melalui APBD. Tapi tentu kemampuan APBD tidak bisa memberikan hasil maksimal untuk itu. Mungkin kita akan pasang manual saja terlebih dahulu,” kata Iskandar.

Baca Juga :  Usulan APBD-P 2018 Belum Diserahkan

Ia mengaku, prihal ini sudah dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan untuk ditindaklanjuti sebagaimana keperluan pelayaran yang ada. ”Koordinasi lisan sudah kita laksanakan dengan kementerian, dan dalam waktu dekat kami akan lapor kepada kementerian agar sarana itu canggih dan optimal,” harapnya. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here