Amjon dan Azman Taufik Di-Nonaktifkan

0
162

Dua Pejabat Pemprov Menyalahi Wewenang Beri Izin Tambang Bauksit

Menyalahi aturan karena mengeluarkan izin aktivitas penjualan bauksit kepada salah satu perusahaan tambang di Bintan, dua pejabat Pemprov Kepri di-nonaktifkan dari jabatannya.

TANJUNGPINANG – KEDUANYA adalah Kepala Dinas Pertambangan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprov Kepri Amjon serta mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Azman Taufik.

Keduanya resmi di-nonaktifkan oleh Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Rabu (13/3) kemarin. Penonaktian Amjon dan Azman Taufik tersebut setelah Pemprov Kepri menerima surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kemendagri mengeluarkan sanksi berat kepada kedua pejabat itu karena penyalahgunaan kewenangan dalam mengeluarkan rekomendasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) penjualan bauksit ke salah satu perusahaan tambang.

Azman Taufik juga ikut direkomendasikan mendapat sanksi berat karena dianggap bekerjasama dalam penerbitan IUP tersebut.

Dihubungi terpisah, Kepala Inspektorat Provinsi Kepri, Mirza Bahtiar menyatakan, berdasarkan rekomendasi Kemendagri maka sudah ditetapkan mulai Rabu hari kemarin, kedua Kadis tersebut di-non aktifkan.

Informasi di lapangan, perbuatan kedua pejabat ini terbongkar setelah adanya supervisi yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhir 2018 lalu.

Dari hasil supervisi itu, KPK melihat adanya ketidaksesuaian atau pelanggaran, atas terbitnya perizinan pertambangan bauksit yang dikeluarkan Pemprov Kepri melalui Dinas ESDM dan DPM-PTSP.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan sudah mengingatkan pejabat di Kepri agar berhati-hati. KPK sudah menempatkan anggotanya di Kepri. Bahkan mereka tidak punya kantor. KPK ini akan memantau perbuatan yang melawan hukum.

Informasi yang dihimpun, rencananya ke duanya baru akan menggelar acara perpisahan dengan pegawai, Kamis (14/3). Perpisahan ini menandakan keduanya pasrah atas sanksi yang mereka terima.

Dihubungi terpisah Amjon yang saat ini berada di Jakarta, tidak mau berkomentar banyak, mengingat dirinya masih mengikuti rapat koordinasi nasional di Jakarta.

Info lebih lanjut, bahwa posisi jabatan Amjon akan dijabat Hendri yang belum lama ini dilantik Gubernur Nurdin Basirun sebagai Kepala bidang (Kabid) Pertambangan di Gedung Daerah. Sementara jabatan Azman Taufik akan diisi Sekretaris Dinas Kebudayaan Imran Hanafi.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, menyampaikan, sudah menerima informasi bahwa diduga Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepri, Amjon dan mantan Kepala DPM-PTSP Azman Taufik melakukan penyalahgunaan wewenang jabatan. Nurdin memutuskan untuk menonjobkan dua pejabat Pemprov Kepri tersebut. ”Ya sudah di- non jobkan,” terang Nurdin.

Nurdin menambahkan, jika memang ada sanksi pemecatan dari Kemendagri kepada dua pejabat tersebut ia akan segera mengikuti aturan tersebut.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here