Anak Punk Masih Banyak di Pinang

0
64
Tiga anak punk sedang mengamen di salah satu kedai kopi berada di Komplek Bincen Tanjungpinang, kemarin. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tanjungpinang sudah menangkap sekitar 11 anak punk. Mereka tertangkap saat Satpol PP Kota Tanjungpinang melakukan razia di wilayah Komplek Bintancentre (Bincen) Tanjungpinang, belum lama ini.

Penangkapan yang dilakukan Satpol PP Kota Tanjungpinang bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang.

”Kita hanya menangkap anak punk saja. Kemarin, kita (Satpol PP, red) sudah serahkan 11 anak punk ke Dinsos. Karena wewenangnya ada di Dinsos, bukan kita (Satpol PP),” kata Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang, Efendi kepada Tanjungpinang Pos, Senin (3/12).

Berdasarkan pengakuan anak punk, kata Efendi, mereka datang ke Kota Tanjungpinang dari Kota Batam. Selain Batam, ada anak punk juga dari Medan dan juga dari daerah Jawa ke Tanjungpinang.

”Anak punk asli anak Tanjungpinang tak ada. Mereka pendatang masuk ke Tanjungpinang,” tegas dia.

Sementara itu, Sekretaris Dinsos Kota Tanjungpinang, Soetjipto membenarkan bahwa Dinsos Kota Tanjungpinang yang melakukan penanganan anak punk.

”Bukan hanya punk saja. Tapi, anak jalanan lainnya juga kita tangani,” kata Soetjipto.

Kata Soetjipto, penanganan anak punk tidak bisa sepenuhnya di Dinsos Kota Tanjungpinang. Alasannya, Dinsos khususnya di Kota Tanjungpinang tidak ada tempat khusus yang menangani anak punk dan sebagainya. Seperti melakukan pembinaan pada anak punk dan sebagainya.

”Kita selalu koordinasi dengan Dinsos Kota Batam. Tapi, kita lebih sering kirim mereka ke Rumbai Pekanbaru,” sebut Soetjipto.

Pantauan awak media ini, seperti Senin kemarin, masih ada sekitar 7 anak punk berkeliaran di Komplek Bincen Tanjungpinang. Mereka sering melakukan aktifitas ngamen, dari satu kedai kopi hingga ke warung makan ke lainnya. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here