Anak Putus Sekolah Dibiayai Pemkab

0
418

NATUNA – PEMERINTAH Kabupaten Natuna telah menganggarkan secara khusus untuk kegiatan menyekolahkan anak putus sekolah tahun ini.

Dalam pelaksanaannya nanti, yakni Camat, Lurah dan Desa ditugaskan untuk mendata anak-anak putus sekolah di wilayahnya masing-masing.

Hal ini membuktikan tingkat keseriusan pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia, baik dari pendidikan formal maupun informal.

Seperti yang tertuang dalam visi misi pemerintahan periode ini, untuk memajukan penedidikan di Natuna.

”Kita tidak mau lagi dengar cerita anak putus sekolah, semuanya di harus bersekolah. Pemerintah siap menanggung biaya nya,” Marka Dj, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Natuna, kemarin.

Ia menjelaskan, tahun ini pemerintah telah mengganggarkan Rp 1,7 miliar khusus untuk membiayai kembali anak-anak yang putus sekolah.

Marka mengakui proses pendataan anak putus sekolah sudah berjalan, dan dilakukan oleh aparatur pemerintahan di Kecamatan, Kelurahan dan Desa.

”Langkah ini sudah kita mulai Camat dan Kepala Desa sudah mendata anak-anak putus sekolah dilingkungannya,” sebut Marka.

Camat Bunguran Timur Asmara Juana Suhardi telah menerima intruksi itu. Ia mengakui sudah melaksanakannya.

Pada pelaksanaan pendataan dilakukan secara bertahap, karena ia mengedepankan sikap-sikap ketelitian dalam mendata di lapangan.

”Ya betul, instruksi itu sudah kita lakukan, kita baru mendapat satu desa yakni desa batu gajah dan hasilnya ada 5 orang anak yang ditemukan putus sekolah di desa itu,” kata Camat Asman.

Asmara menambahkan, dalam upaya ini pihaknya bukan hanya sekedar mendata, akan tetapi dia juga melakukan identifikasi penyebab terjadinya anak putus sekolah.

”Kita juga melakukan interview terhadap orang tua dan anak yang putus sekolah, agar bisa diketahui penyebab dan sekaligus bisa melakukan antisipasi ke depan,” terangnya.

Pihaknya akan berupaya, untuk proses pendataan ini cepat selesai nantinyanya.(HERDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here