Anak Warga Lokalisasi Diberi Edukasi Seks

0
460
PENYULUHAN: Puluhan anak di lokalisasi Km 24 Toapaya Asri, mengikuti penyuluhan seks dan bahaya narkoba. f-istimewa

BINTAN – Sebanyak 89 anak di lokalisasi Km 24 Toapaya, Bintan diberikan edukasi tentang seks dan bahaya narkoba oleh Karang Taruna Tunas Karya, Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya, Minggu (19/11). Kegiatan ini dilaksanakan di Klinik Sri Intan, lokalisasi Bukit Indah Km 24.

Pendidikan tentang seks ini diberikan oleh tenaga penyuluh dari DP3-KB Bintan, komisioner KPAID Kepri. Sedangkan penyuluhan bahaya narkoba disampaikan oleh jajaran Polres Bintan.

Arief Sumarsono, Lurah Toapaya Asri mengatakan, penyuluhan sehari ini diharapkan bisa membentengi anak-anak dari bahaya narkoba dan seks bebas. Ia menambahkan, Kegiatan ini pertama diberikan dengan sasaran anak-anak di Kelurahan Toapaya Asri.

”Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa harus sama-sama diperhatikan, agar terhindar dari bahaya narkoba maupun seks bebas. Pendidikan keluarga, lingkungan dan kita semua diperlukan, agar mereka bisa menghindari pergaulan bebas, yang dapat merusak masa depannya,” tutur Arief.

Ketua Karang Taruna Bintan ini juga mengharapkan, agar kegiatan serupa bisa diadakan sampai ke tingkat RT/RW. Dengan tujuan menjaga dan melindungi anak-anak dari dua bahaya seks bebas dan mengonsumsi narkoba.

Komisioner KPAID Kepri, Marlia Sari Dewi menyampaikan, tugas pengawasan perlindungan anak daerah antara lain dalam bentuk melakukan sosialisasi, sesuai perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak. Kemudian, mengumpulkan data dan informasi, menerima pengaduan dari masyarakat dalam rangka melindungi anak.

Lingkup perlindungan anak katanya mencangkup, pemenuhan hak anak serta perlindungan khusus. Prinsip perlindungan anak sesuai konvensi hak anak yang meliputi non diskriminasi, kepentingan yang terbaik bagi anak, hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangannya termasuk juga penghargaan terhadap pendapat anak.

”Kami juga memberi contoh langsung. Misalnya kalau disentuh orang lain harus menghindar, terutama alat kelaminnya. Kalau narkoba juga jangan, kami juga kasih contoh-contoh dan bahayanya,” tambahnya. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here