Ancaman Buaya, Warga Takut Melaut

0
914
SEJUMLAH Daik menyaksikan buaya yang ditangkap di Kampung Siak, Daik.f-dokumen/tanjungpinang pos

Warga Desa Mepar Minta Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga, untuk membantu mencari solusi menangani keganasan buaya yang sangat membahayakan keselamatan masyarakat.

LINGGA – Kejadian terkaman buaya muara yang dialami Azman (49) hingga membuat pria ini tidak diketahui rimbanya hingga saat ini. Akibatnya, warga Desa Mepar resah dan takut untuk turun ke laut. Hal ini dikatakan oleh Kepala Desa Mepar, Kamran, kemarin.

”Ini kejadian kedua, dulu sempat warga saya di terkam buaya dengan kondisi air laut pasang tetapi korban selamat. Kejadian ini dugaan kami korban tidak selamat,” kata Kamran.

Baca Juga :  Progres Listrik Jangan Hanya Wacana

Selama ini, warga Mepar telah berulang kali meminta Demerintah Daerah segera memberikan solusi untuk menanggani keganasan buaya muara yang telah memakan korban. Namun permintaan warga tersebut hingga saat ini tidak terealisasi.

”Kami sudah berulang kali mengadu hal ini. Warga sangat berharap, ada upaya yang dilakukan Pemkab Lingga untuk mengantisipasi jatuhnya korban akibat keganasan buaya. Seperti yang sudah diberitakan, Azman (49), seorang warga Desa Mepar, Lingga menghilang sejak Sabtu (12/5).

Warga Mepar memastikan, bahwa Azman telah diterkam buaya ketika menampung air di pelantar belakang rumahnya sekitar pukul 22.30 WIB.Temuan potongan tubuh dan pakaian yang dikenakan Azman saat menghilang menjadi kepastian bahwa Azman terkena serangan buaya muara. (TENGKU)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here